IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pertamina Menolak 19 Persen Saham Mahakam Diberikan ke Kaltim

Pertamina Menolak 19 Persen Saham Mahakam Diberikan ke Kaltim

Written By Indopetronews on Wednesday, 1 July 2015 | 16:36

indoPetroNews.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan pihaknya belum tentu menyetujui permintaan Peme‎rintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terkait kepemilikan saham Blok Mahakam hingga 19 persen.

Terlebih, dalam peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, sudah jelas disebutkan bahwa Pemda hanya mendapatkan hak Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dalam pengelolaan blok migas di daerah.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro menuturkan, sampai saat ini Pemprov Kaltim dan Kutai Kartanegara belum meminta secara khusus ke perseroan terkait hal tersebut. Untuk itu, hingga saat ini pihaknya belum bernegosiasi apapun terkait permintaan Pemprov Kaltim.

"Ya. Itu kan belum kita negosiasikan. Belum tentu juga kita mau di posisi seperti itu. Nah 19 persen acuannya siapa? Terus dari mana dasarnya? Makanya kita tanya suratnya mana? Kita duduk sama-sama," ujar Wianda, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (1/7).

Permintaan Pemprov Kaltim untuk memiliki 19 persen saham di Blok Mahakam, jelas mengurangi kepemilikan saham perseroan. Pertamina yang sebelumnya mendapat 70 persen, akan susut menjadi 51 persen. Sebab, 30 persen saham lainnya sudah diputuskan untuk pengelola existing dalam hal ini Total E&P Indonesie dan Inpex Corporate.

Selain itu, Wianda menyebutkan, dalam peraturan di Kementerian BUMN, terdapat larangan hibah aset perusahaan pelat merah. Untuk itu, harus ada harga jual jika aset tersebut mau dilimpahkan ke pihak lain.

"‎Ada peraturan di BUMN juga, tidak boleh melakukan hibah atas aset. Kalaupun aset mau diberdayakan harus optimal. Dalam arti harus ada harga jual dari aset tersebut. Ya jadi, tentunya karena kita belum terima surat resmi seperti apa, sehingga kita belum lakukan negosiasi," tegas Wianda.

Dengan demikian, pihaknya berharap, antara perseroan dan Pemprov Kaltim dapat segera duduk bersama untuk merundingkan permintaan itu. Bahkan jika memungkinkan, pekan depan Pertamina siap untuk bernegosiasi dengan Pemprov Kaltim.

‎"Kalau kita harapannya agar (hak kelola Pemprov Kaltim) bisa dinikmati keuntungannya ke masyarakat melalui Pemda. Bukan hanya Pertamina yang nantinya memantau hasil negosiasi tersebut. Kita juga ada tim SKK Migas yang melakukan evaluasi. Kemudian dari Kementerian ESDM," kata dia.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login