IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Wianda: SPBE Pulogebang,Harus Dipastikan Statusnya Clear

Wianda: SPBE Pulogebang,Harus Dipastikan Statusnya Clear

Written By Indopetronews on Monday, 28 March 2016 | 16:08

indoPetroNews.com-Vice President Corporate Communication PT. Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro, angkat bicara terkait adanya Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berdiri di atas lahan sengketa seluas 6.000 M² di Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Harus dipastikan statusnya hingga saat pembangunan status clear. Pengusaha tersebut yang harus bereskan, bila belum clear tidak perlu dioperasikan," kata Wianda kepada indoPetroNews.com Senin (28/3/2016) di Jakarta.

"Kami harus beri kesempatan pada semua pihak. Apalagi ada proses hukum yang sedang ditempuh," lanjut Wianda. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap proses penerbitan ijin operasional SPBE tersebut, kenapa bisa mendirikan stasiun di atas lahan sengketa seperti yang diinformasikan.

"Bila memang tidak clear kita tinggal review izin operasinya," tandas Wianda. Jika memang terbukti, Pertamina akan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan pengoperasian SPBE milik PT Garis Cakratama tersebut.

Mendengar pernyataan tersebut, Kuasa Hukum PT Bumi Indira Wisesa (pemohon-red), Delyon S. Napitupulu membantah bahwa masih ada proses hukum yang ditempuh.

“Sebenarnya apa lagi yang mau dimonitor oleh Pertamina, kalaupun ada di kemudian hari proses hukum yang baru itupun hanyalah akal-akalan pihak operator SPBE saja! Kami tegaskan ya, putusan kasasi Mahkamah Agung itu sudah berkekuatan hukum tetap. Kami sudah berperkara selama 7 tahun dengan PT. Garis Cakratama mulai dari somasi hingga gugatan di pengadilan daritingkat Pengadilan Negeri lalu Pengadilan Tinggi sampai tingkat Kasasi,” tegas Delyon.

Sebelumnya, Aliansi Pertanahan Rakyat (Alpertra) menyatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan ke depannya harus mengutamakan prinsip keadilan dan menegakkan hukum. Hal ini, menurut Direktur Eksekutif Alpertra, William Syah ke depannya pihaknya akan terus memberikan saran kepada pemangku kebijakan untuk menata sistem pertanahan di Indonesia. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login