IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » AMT BBM Depo Plumpang Jakut Ancam Mogok Massal

AMT BBM Depo Plumpang Jakut Ancam Mogok Massal

Written By Indopetro portal on Tuesday, 25 October 2016 | 09:13

indoPetroNews- Ketua Umum Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) Ilham Syah, membenarkan bahwa Awak Mobil Tangki (AMT) Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bergabung pada operasional PT Pertamina Patra Niaga di depo BBM Plumpang, Jakarta Utara, berencana melakukan aksi mogok kerja pada 1 November mendatang.


Menurut Ilham Syah, aksi akan dimulai awal bulan November sampai tuntutan dipenuhi oleh manajemen PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Dan AMT bernaung di FBTPI.

AMT adalah para pekerja yang bertugas mendistribusikan Premium, Solar, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex ke sekitar 850 SPBU se Jabodetabek termasuk daerah Puncak dan Sukabumi.

“Ancaman penyetopan suplai BBM ini bakal dilaksanakan serentak di Jabodetabek dan sekitarnya karena hak-hak buruh yang sudah bekerja belasan tahun sebagai AMT tidak pernah diberikan oleh manajemen,” kata Ilham Syah kepada wartawan, Senin (24/10/2016) di Jakarta.

Ilham menyatakan, jika sebelumnya aksi pernah dilakukan namun tetap saja PPN membandel dan justru melakukan diskrimnasi terhadap AMT. Atas perlakuan itu pihaknya akan kembali melakukan aksi serupa.

Menurutnya AMT yang berjumlah kurang lebih 1.000 orang ini sudah bekerja dengan masa kerja belasan tahun dengan status outsourcing. Mereka bekerja selama 12 jam bahkan lebih setiap hari dengan upah UMP tanpa uang lembur atas kelebihan jam kerja setiap hari. Mereka juga mendapatkan diskriminasi dengan tidak mendapatkan uang tunjangan minyak dan gas bumi (migas) seperti pekerja Pertamina lainnya yang mendapatkan tunjangan migas setiap tahunnya.

Sebagai tambahan informasi, berikut ini adalah tuntutan dari FBTPI yang akan disuarakan pada aksi mogok kerja tersebut.
1. Angkat Seluruh Pekerja di lingkungan kerja PT Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang sebagai Karyawan Tetap.
2. Bayar Upah Lembur atas kelebihan Jam Kerja sejak Oktober Tahun 2011 sampai September 2016.
3. Bayar Upah Lembur pada saat kami AMT I dan AMT II yang ditugaskan sebagai Satuan Petugas (Satgas) saat melayani suplai BBM sekalipun pada Hari Raya Keagamaan untuk Umat Muslim.
4. Bayarkan Uang Migas yang sudah tidak diberikan oleh PT. Patra Niaga sejak tahun 2011 kepada pekerja (kru AMT I & II, OB Cs dan dispet).
5. Terapkan Waktu Kerja 7 jam kerja sehari atau 40 Jam kerja dalam seminggu.
6. Stop intimidasi kepada seluruh pekerja yang tergabung dalam FBTPI dalam bentuk apapun (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login