IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » HIPPI Keberatan Dana Jaminan 10 Prosen untuk Proyek 35.000 MW

HIPPI Keberatan Dana Jaminan 10 Prosen untuk Proyek 35.000 MW

Written By Indopetronews on Monday, 31 October 2016 | 13:25

indoPetroNews-Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) mengaku ikut keberatan dengan dana jaminan proyek pembangkit listrik sebesar 10% di proyek 35.000 Megawatt (MW). Kebijakan tersebut tidak selektif dan mempersulit masuknya pengusaha lokal.

“Terus terang, kita keberatan sekali. Banyak kawan-kawan pengusaha lokal yang mau masuk, enggak jadi. Sebab persyaratannya berat. Sama ini aspirasi kita dengan asosiasi pengusaha lainnya,” ujar Sarman Simanjorang, Ketua Umum HIPPI DKI Jakarta, Senin (31/10/2016) di Jakarta.

Sarman mengatakan, kebijakan PLN ini sangat ramah kepada IPP (independent power producer/IPP) asing. Sebab modal mereka sangat besar. Bagi pemodal besar, jaminan 10% tersebut tidak seberapa. “Dengan kebijakan begini, maka siap-siap pengusaha lokal tersingkirkan sejak awal,” tandas Sarman.

Sarman mengingatkan, Presiden Joko Widodo pernah menginstruksikan agar pelaku-pelaku usaha daerah dan lokal juga ikut dilibatkan dalam proyek 35.000 MW. Bahkan usaha kecil dan menengah (UKM) pun dilibatkan agar pelaku usaha lokal tidak hanya berperan sebagai penonton di proyek besar ini.

Dia mengatakan, sudah sepantasnya pelaku usaha lokal dilibatkan sebab PLN sebagai penyerap listrik dari IPP tersebut nantinya akan membeli listrik menggunakan subsidi dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan dana konsumen, masyarakat Indonesia.

Sebelumnya PLN menyatakan, aturan 10% tersebut untuk mengukur kesungguhan pengembang listrik swasta. Apalagi, sebelum ada aturan ini banyak proyek PLN mangkrak. Alhasil, banyak proyek yang harus dijual dan memakan waktu lama. Sarman berbeda pendapat dengan PLN.

Sarman mengatakan, mangkraknya berbagai proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan permodalan melainkan minimnya pendampingan oleh PLN. “Ini di luar kontrol dan kemampuan IPP, misalnya pembebasan lahan, regulasi daerah yang ribet, dan sebagainya yang sebenarnya dapat dibantu oleh PLN maupun pemerintah,” tandas Sarman. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login