IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , , » Pemerintah Lebih Agresif Soal Revisi UU Migas Ketimbang DPR

Pemerintah Lebih Agresif Soal Revisi UU Migas Ketimbang DPR

Written By Indopetronews on Friday, 21 October 2016 | 16:02

indoPetroNews- Dua tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) ternyata ada beberapa poin yang belum maksimal dalam mewujudkan kemandirian energi. Demikian salah satu poin yang mengemuka dalam acara diskusi bertajuk 'Menakar Kinerja 2 Tahun Nawacita Jokowi - JK pada Jumat (21/10/2016) di Jakarta.

"Pembangunan kilang minyak masih minim. Juga infrastruktur lain selain kilang minyak masih belum maksimal," kata Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Maryati Abdullah dalam acara diskusi tersebut.

Hal lain yang disoroti PWYP adalah tingginya harga gas. Padahal di beberapa negara harga gas tidak semahal di Tanah Air. Diakui Maryati, bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya menetapkan tata niaga gas walaupun belum kelihatan dampaknya.

PWYP juga mengapresiasi langkah pemerintah terkait Revisi Undang-undang Migas. "Pemerintah lebih proaktif ketimbang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam revisi Undang-undang Migas," tandas Maryati, sembari mengimbuhkan soal pengalihan fungsi Petral ke Integrated Supply Chain (ISC).

"Walaupun kita juga perlu mengkritisi hasil dan perkembangannya lebih lanjut," tandasnya.

Hal lain yang mendapat kritik tajam adalah program pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE). Bukan hanya Maryati yang menilai bahwa EBT belum progresif tetapi Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Faby Tumiwa juga memilliki kesamaan pandangan. "Pengembangan EBT masih jalan di tempat," tegas Faby. Tidak ada proyek besar EBT yang diresmikan Presiden Jokowi. Yang ada skala kecil ratusan kilo watt. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login