IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Rumah Inspirasi Subang, Memberdayakan Warga Dangdeur dengan Broeri dan BBM Alternatif

Rumah Inspirasi Subang, Memberdayakan Warga Dangdeur dengan Broeri dan BBM Alternatif

Written By Indopetro portal on Monday, 24 October 2016 | 09:50

indoPetroNews- Hari itu, Senin (18/10/2016) cahaya matahari masih begitu terik. Padahal jarum pendek jam yang terlilit di pergelangan tangan kiri sudah menunjukkan pukul 15.25 WIB. Beberapa ibu-ibu hilir mudik. Ada yang datang, ada pula yang pergi. Mereka yang baru datang, sabar menanti panggilan setelah menerima kartu daftar antrian dari salah seorang teller di loket Broeri (Bank Roentah Inspirasi). Sementara mereka yang telah selesai menukarkan sampah tampak wajahnya sumringah.

Sembari duduk di kursi tunggu yang disediakan, Teh Yayah, salah seorang ibu rumah tangga yang turut mengantri mengatakan dirinya sangat gembira dengan adanya bank sampah ini. “Lumayan bisa nambah uang dapur,” ujarnya singkat.

Bank Roentah atau bank sampah ini hanya salah satu bagian kecil dari Rumah Inspirasi Subang yang diinisiasi PT Pertamina EP (PEP) Asset 3 Subang Field, sebagai implementasi program Coporate Social Responbility (CSR). Rumah Inspirasi menjadi semacam payung yang memayungi beberapa aktivitas pendidikan, kebudayaan dan ekonomi, yang muaranya pemberdayaan warga. Misalnya, program Ngamumule Kasundaan, Pojok Inspirasi, Taman Baca Inspirasi, Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Broeri, Pelatihan Peningkatan Kapasitas, Dangdeur English Club dan inovasi sampah plastik menjadi BBA (Bahan Bakar Minyak Alternatif dari plastik).

Program Ngamumule Kasundaan ini adalah kegiatan kursus tari-tarian dan musik tradisional Sunda. Sedangkan program Taman Baca Inspirasi ini berwujud perpustakaan, yang disediakan bagi para pelajar. Perpustakaan dibuka setiap hari Senin – Jumat pada pukul 10.00 – 16.00 WIB. Sementara program Dangdeur English Club adalah kegiatan kursus bahasa Inggris yang diselenggarakan setiap Rabu dan Jumat pada pukul 14.30 – 15.30 WIB. Kegiatan program Pojok Inspirasi adalah acara bincang-bincang mengenai persoalan-persoalan kewargaan setempat, yang diadakan setiap dua bulanan.

Sebenarnya Bank Roentah ini letaknya masih satu areal dengan Rumah Inspirasi, terletak di Kelurahan Dangdeur Kabupaten Subang, Jawa Barat. Di areal Rumah Inspirasi terdapat tiga bangunan, yaitu pertama bangunan utama,yang terdiri dari ruang perpustakaan dan ruang belajar. Kedua bangunan pengolahan bank roentah. Ketiga, bangunan untuk loket pendaftaran, ruang tunggu dan ruang informasi.

Lokasi Rumah Inspirasi mudah diakses baik dengan menggunakan kendaraan umum maupun dengan kendaraan pribadi. Karena letaknya berjarak sekitar 4 – 5 km dari areal PEP Asset Subang Field. Namun bila berkunjung beramai-ramai (rombongan) menggunakan bus, sebaiknya kendaraan diparkir sebelum lokasi Rumah Inspirasi, kurang lebih 100 meter. Karena jalan menuju Rumah Inspirasi terlalu sempit untuk seukuran bus.

Menurut Field Manager Subang Armand M Hukom, sebelum pendirian Bank Roentah ini, para pengurus terlebih dulu dibekali dengan pengetahuan tentang seluk-beluk sampah. Pembekalan dilakukan melalui pelatihan tentang zero waste style, manajemen bank sampah, jenis-jenis sampah hingga pengolahan plastik menjadi bahan bakar alternatif (BBA).

“Kita mengirimkan 3 orang pengurus untuk magang di Bank Sampah Bandung. Juga 2 orang perwakilan pengurus untuk mewakili Kelurahan Dangdeur untuk mengikuti pembuatan kerajinan dari sampah yang diselenggarakan oleh BLH Subang,” kata Armand M Hukom, sembari menambahkan Rumah Inspirasi Subang telah menghasilkan inovasi TRIPOD-4M (Teknologi Rakyat Indonesia Plastic Oil Destilator) - Model ke 4.

Rumah Inspirasi Subang pendiriannya diresmikan pada Rabu (17/2/2016) di Kelurahan Dangdeur, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sedangkan TPS Broeri dibangun pada kurun Mei – Juni 2016. Pengoperasian Broeri dilaksanakan pada akhir Mei 2016. Jumlah nasabah per Juli 2016 sebanyak 155 orang. Sedangkan jumlah sampah yang terserap per Juli 2016 sebanyak 317 kg.

Menurut salah seorang teller, yang bertugas menerima sampah dari para warga, yang dijumpai oleh indoPetroNew.com pada Senin sore (18/7/2016), Broeri setiap hari menerima tidak kurang dari 40 – 50 kg sampah. “Sampah kemudian dipilah-pilah lagi. Dipisahkan antara sampah organik dan anorganik,” kata sang teller.

Sampah anorganik dipisahkan lagi antara sampah yang mempunyai nilai ekonomi rendah dan yang memiliki ekonomi tinggi. Sampah dan limbah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dijual ke pengepul dan pabrik. Sedangkan sampah yang bernilai ekonomi rendah dipilah lagi menjadi dua bagian, yaitu sampah dapat diolah menjadi BBA dan yang tidak dapat diolah menjadi BBA. Sampah yang tidak dapat diolah menjadi BBA kemudian disulap menjadi bahan-bahan kerajinan.

Sementara sampah organik diolah menjadi biogas. Selanjutnya limbah ini dijadikan BBA dengan alat pengolah limbah yaitu teknologi TRIPOD-4M. “BBA ini dijadikan sebagai bahan bakar kendaraan pengangkut sampah,” kata manajer Rumah Inspirasi Subang, Bripka Yogi Burhanudin kepada indoPetroNews.com saat mengunjungi Rumah Inspirasi pada Senin (18/7/2016) di halaman Rumah Inspirasi Subang.

Kendaraan pengangkut sampah berbasis BBA ini pun beroperasi mengelilingi Kelurahan Dangdeur untuk mengangkut sampah para warga. “Ini bagian dari upaya program hemat energi dan kampanye semangat energi alternatif dan terbarukan. BBA juga digunakan oleh sebagian warga untuk kompor di rumah tangga,” papar Yogi, yang menghibahkan tanah miliknya disulap menjadi Rumah Inspirasi.

“Kalau para pemuda tidak mempunyai sarana-prasarana untuk mengembangkan kreatifitas, larinya ke kriminalitas. Makanya saya selaku polisi dan penduduk asli di sini peduli. Apa yang bisa kita berikan dan memberi manfaat bagi orang lain, saya maksimalkan,” tegas Yogi, sembari menambahkan dirinya dirangkul CSR Pertamina untuk mengawal proses ini sampai berhasil.

Sebagai catatan, alat pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar, yang disebut TRIPOD-4M diciptakan oleh Tri Handoko, seorang guru di SMKN 3 Kimia Madiun. Jawa Timur. Tri meraih gelar master Mekatronika dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

Dia mulai terlibat riset ketika menjadi salah satu anggota tim peneliti Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif berbahan dasar air yang bikin heboh Indonesia pada 2008. Sebelumnya, Tri juga pernah bekerja sebagai tukang bengkel servis alat rumah tangga, operator fotokopi serta operator traktor pembajak sawah. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login