IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Work Over, Subsurface dan Fluktuasi Harga Minyak Tantangan Terbesar Industri Migas

Work Over, Subsurface dan Fluktuasi Harga Minyak Tantangan Terbesar Industri Migas

Written By Indopetro portal on Friday, 28 October 2016 | 08:51

indoPetroNews- Program work over (kerja ulang) sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan produksi minyak dan gas bumi. Mengapa?

“Dengan kondisi harga minyak yang fluktuatif seperti saat ini, kita mencoba mengoptimalkan apa saja yang di-work over, menekan cost dan pilihan sumur mana yang diproduksi agar bisa sesuai dengan target produksi yang telah ditetapkan,” kata Kepala Dinas Keteknikan Geologi dan Geofisika SKK Migas, Sinta Damayanti kepada sejumlah media pada Kamis (27/10/2016) di Jakarta.

Menurutnya, tantangan yang paling besar adalah subsurface (kondisi aspek bawah permukaan) sumur yang sulit ditebak . “Kita mengevaluasi dari karakter reservoir (suatu tempat terakumulasinya minyak dan gas bumi), profil produksinya dan melihat potensi yang diprioritaskan untuk diproduksi. Tantangan yang besar sebenarnya pada soal cost dan studi Enhanced Oil Recovery (EOR).

EOR adalah suatu metode yang digunakan untuk meningkatkan cadangan minyak pada suatu sumur dengan cara mengangkat volume minyak yang sebelumnya tidak dapat diproduksi.

Dia juga menyatakan bahwa target produksi migas secara nasional masih on target. Pemilihan teknologi juga berpengaruh. Seperti diketahui, jumlah produksi migas Nasional saat ini sekitar 820.000 sampai 830.000 barel per hari (bph). Dari jumlah tersebut, 185.000 bph minyak disumbang dari Lapangan Migas Banyuurip Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login