IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Greenpeace : Tidak Ada Dorongan Pemerintah Kembangkan EBT di Indonesia

Greenpeace : Tidak Ada Dorongan Pemerintah Kembangkan EBT di Indonesia

Written By Indopetronews on Monday, 21 November 2016 | 09:47

indoPetroNews- Greenpeace Indonesia menilai rencana pengurangan emisi Indonesia masih sangat lemah. Apa indikatornya?

"Rencana pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35.000 Megawatt masih mengalokasikan lebih dari 20.000 Megawatt untuk PLTU batubara. Target untuk energi terbarukan hanya 23% pada 2025 dan 31% pada 2030," kata Hindun Mulaika, Kepala kampanye iklim dan energi Greenpeace Indonesia kepada sejumlah media, Jumat (18/11/2016) di Jakarta.

Menurutnya, tidak satu pun dari target tersebut akan dapat tercapai dengan paradigma berpikir dan kebijakan saat ini. "Tidak ada dorongan untuk pengembangan energi baru terbarukan (EBT), bahan bakar fosil masih disubsidi dan lobi industri batubara memberikan pengaruh berbahaya dalam cara berpikir pemerintah Indonesia," katanya.

Dia juga meminta agar pengembangan bahan bakar fosil harus dihentikan sekarang. Tidak ada ruang lagi untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batubara. Namun, imbuh Hindun, Indonesia masih terus berinvestasi dalam industri kuno yang mematikan, mengancam kualitas udara kita, kesehatan rakyat Indonesia dan masa depan planet kita.

"Rencana pemerintah bahwa paling tidak 25% sumber energi akan berasal dari batubara selambat-lambatnya pada akhir 2050 mungkin akan menjadi sekedar rekaan. Dengan kebijakan saat ini, jumlah PLTU batubara akan jauh lebih banyak dari itu. Rencana energi Indonesia adalah catatan bunuh diri bagi planet kita," katanya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login