IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Kepala SKK Migas : Dana Cost Recovery Harus Dikendalikan Agar Industri Migas Bisa Efisien

Kepala SKK Migas : Dana Cost Recovery Harus Dikendalikan Agar Industri Migas Bisa Efisien

Written By Indopetro portal on Wednesday, 2 November 2016 | 14:19

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) menyelenggarakan acara Forum Auditor Migas Indonesia (FAMI) 2016, pada Rabu (2/11/2016) di City Plaza lantai 9 di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Acara yang dalam agenda dijadwalkan berlangsung pada pukul 07.30 WIB masih juga belum dimulai hingga pukul 08.05 WIB.

Nampak beberapa peserta yang mengisi buku daftar tamu yang disediakan panitia. Sebagian peserta juga nampak mengambil dan menikmati kue kecil dan teh serta kopi yang telah disediakan.

Pada pukul 08.09 panitia pun meminta para peserta untuk memasuki ruangan. "Kepada para peserta FAMI 2016 diharap untuk segera masuk ke ruangan karena acara akan segera dimulai," pinta salah seorang panitia melalui pengeras suara.

Tepat pukul 08.11 WIB, Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, didampingi beberapa pejabat SKK Migas, memasuki ruangan. Mereka pun disambut oleh beberapa panitia, yang kemudian mempersilakan Kepala SKK Migas dan beberapa staf dan pejabat SKK Migas untuk menduduki tempat yang telah disediakan.

Tidak lama berselang, setelah safety briefing acara pun dimulai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya. Setelah doa bersama, Kepala SKK Migas memberikan sambutan. "Industri hulu migas global dalam 3 tahun terakhir turun seiring penurunan harga minyak dunia," kata Amien Sunaryadi. Oleh karena itu, industri hulu minyak Indonesia agar tetap eksis maka harus beroperasi secara efisien serta menjalin kerja sama dengan para stakeholders dengan lebih cepat dan efisien.

Agar pengelolaan dapat efisien, lanjut Amien, dana cost recovery pun harus dikendalikan. "Agar bisa efisien, peran para internal auditor sangat dibutuhkan untuk berperan untuk mengontrol agar dana investasi tidak di-mark up," imbuh Amien. Sebab beroperasi secara efisien adalah arah yang harus dicapai.

Untuk mencapainya, kata Amien, SKK Migas melakukan beberapa hal. Pertama, melakukan audit terhadap para vendor yang dilakukan sejak 2015. "Istilah kita right to audit," tegas Amien. Kedua, mengimplementasikan CIVD atau integrasi vendor untuk mendapatkan vendor yang qualified. Ketiga, meningkatkan fungsi assurance dan internal audit.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Deputy I Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo. Dalam presentasinya, Darmawan memaparkan tentang Nawa Cita Presiden Jokowi terkait migas. "Ada Strategic Solutions in Nawacita," kata Darmawan, yang kemudian mengutip beberapa kutipan tentang strategi pemerintah, yaitu setiap ladang minyak mempunyai karakter tersendiri, karena itu diperlukan sistem fiskal yang fleksibel. Di samping itu, pemerintah juga mempertimbangkan aspek kelayakan investasi seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Profitability Ratio (PR)

"Pemerintah harus memberikan kemudahan administrasi yang sering menghambat dalam kegiatan investasi," kata Darmawan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login