IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Menteri Jonan Tandatangani Permen BBM Satu Harga

Menteri Jonan Tandatangani Permen BBM Satu Harga

Written By Indopetro portal on Thursday, 17 November 2016 | 16:07

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menandatangani Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 36 Tahun 2016 untuk pelaksanaan Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga. Diharapkan harga BBM di seluruh Indonesia bisa dibuat sama mulai 1 Januari 2017.

"1 Januari 2017 harus jalan. Harga BBM di pulau terpencil kan ada yang Rp 80.000/liter, jadi mahal sekali," kata Jonan dalam satu acara diskusi pada Kamis (17/11/2016) di Jakarta.

Jonan menyatakan pemerintah tidak mengalokasikan dana sama sekali untuk Program BBM Satu Harga. Harga BBM di Papua dan daerah-daerah terpencil lainnya bisa sama dengan di Jawa karena disubsidi oleh Pertamina.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) plat merah ini menalangi Rp 800 miliar untuk penjualan BBM ke daerah-daerah terpencil di seluruh Indonesia. Sebab, lanjut Jonan, ongkos angkut BBM ke pedalaman sangat mahal, misalnya ke Wamena mencapai Rp 29.000/liter, maka Pertamina sebenarnya memberikan subsidi ketika menjual premium dengan harga Rp 6.450/liter dan solar Rp 5.150/liter.

Dia juga menjamin bahwa Pertamina tak akan sampai bangkrut gara-gara Program BBM Satu Harga ini. Secara total, Pertamina tetap harus untung.

Sebagian keuntungan dari penjualan BBM di kota-kota besar dipakai untuk menutup biaya distribusi BBM ke pelosok-pelosok negeri. Pengorbanan sebesar Rp 800 miliar untuk daerah-daerah terpencil itu masih 2% dari laba Pertamina sebelum pajak. "BBM Satu Harga ini nggak seberapa, Rp 800 miliar itu kira-kira 2% laba sebelum pajak Pertamina," kata Jonan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login