IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pengamat : Mengapa Bukan Menteri ESDM yang Jadi Komisaris Utama Pertamina?

Pengamat : Mengapa Bukan Menteri ESDM yang Jadi Komisaris Utama Pertamina?

Written By Indopetronews on Wednesday, 16 November 2016 | 09:56

indoPetroNews- Ditunjuknya Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar sebagai Komisaris Utama PT Pertamina oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dinilai tidak menjadi persoalan dan justru sejalan dengan regulasi pemerinah.

“Mengingat Pertamina merupakan state oil company dan seiring dengan perkembangan perusahaan yang sangat dinamis menurut hemat saya tidak jadi masalah. Karena sebagai komisaris utama tugasnya mengawasi dan juga sekaligus mencanangkan kebijakan strategis korporasi dalam jangka pendek menengah dan panjang,” kata Analis Energy Security Dirgo Purbo, kepada indoPetroNews.com Rabu (16/11/2016) di Jakarta.

Menurut Dirgo, langkah ini tentunya harus sinkron dengan regulasi pemerintah. Dengan perpaduan ini tentunya akan men-streamlining proses birokrasi.industri minyak dari hulu sampai hilir memerlukan proses yang cepat dan tepat dalam mengambil keputusan.tidak boleh terganggu dengan proses birokrasi yang panjang,” ujarnya.

Terlebih lagi, lanjut Dirgo, rencana ekspansi di sektor hulu untuk melakukan investasi di bidang Exploration and Production di beberapa negara di kawasan Benua Afrika memerlukan aspek perhitungan geopolitik dan geostrategi yang sangat komprehensif dan unsur keterlibatan pemerintah secara langsung memang sangat diperlukan ditengah era kompetisi energi global.

Lebih jauh Dirgo menerangkan bahwa pada zaman Orde Baru (Orba) komposisi dalam Dewan Komisaris justru ditempatkan beberapa menteri yang duduk sebagai komisaris untuk menjalankan peran pengawasan serta supporting. “Yang menjadi persoalan itu kenapa perwakilan dari ESDM bukan menterinya tapi malahan wakilnya. Kalau mau ditempatkan perwakilan pemerintah seharusnya juga ada dari Menteri Pertahanan, Menkumham dan Menteri Luar Negeri serta Bappenas,” tegas Dirgo.

Seperti diketahui, Wamen ESDM Arcandra Tahar diangkat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).Pengangkatan tersebut berlangsung di lantai 6 kantor Kementerian BUMN berdasarkan salinan keputusan Menteri BUMN nomor SK-254/MBU/11/2016, tentang pemberhentian, pengalihan tugas, dan pengangkatan anggota dewan komisaris serta penetapan komisaris independen perusahaan perseroan PT Pertamina.

"Melalui penyerahan salinan keputusan ini, Menteri BUMN memberhentikan dengan hormat Widhyawan Prawiraatmadja sebagai anggota dewan komisaris perusahaan perseroan (Persero) PT Pertamina (Persero) yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dengan nomor SK-58/MBU/05/2015 tertanggal 6 Mei 2015, dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut," seperti tertera dalam SK pengangkatan, Senin (14/11/2016). (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login