IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pengamat : Pengaruh Donald Trump pada Arah Kebijakan Migas Global

Pengamat : Pengaruh Donald Trump pada Arah Kebijakan Migas Global

Written By Indopetro portal on Friday, 11 November 2016 | 09:06


indoPetroNews- Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) memiliki implikasi kuat terhadap arah dan kebijakan energi, minyak dan gas (migas) global. Apa saja dampak dan pengaruhnya?

Perubahan ini dapat ditelaah dari program energinya President Trump mulai Januari 2017.

"Kalau Presiden Barack Obama dan Hillary agak anti terhadap batubara, Trump justru akan mendukung batubara. Wapres AS Mike Pence, yang sebelumnya Gubernur Indiana, berasal dari daerah penghasil batubara," kata pengamat energi Sarbini Gazali kepada indoPetroNews.com Kamis (10/11/2016) di Jakarta.

Menurut alumnus ITB ini, jika Hillary akan "mengatur" fracking, horizontal drilling untuk shale gas, maka Trump justru mendukung pengembangan shale gas/shale oil.

Dia juga menjelaskan bahwa keystone pipeline, pipa yang akan mengalirkan minyak dari Kanada ke Amerika ditutup oleh Obama, karena mempunyai dampak yang membahayakan lingkungan. "Tapi Trump justru sebaliknya mendukung proyek pipa dari Kanada, yang penting menguntungkan," imbuh Sarbini.

Lebih jauh Sarbini mengungkapkan, Trump juga tidak alergi terhadap enrgi nuklir. Ide besarnya, ketahanan nasional didahulukan, masalah dampak lingkungan dinomorduakan.

"Jika Obama mesra dengan EPA, lembaga Amerika yang concern terhadap isu-isu lingkungan hidup, maka 4 tahun ke depan yang penting profit dulu, harga energi rendah, rakyat senang, ketahanan energi nasional Amerika menguat," papar Sarbini, seraya berharap pengambil keputusan/kebijakan di Tanah Air dapat dan cepat beradaptasi dengan angin perubahan ini.

Sebagai catatan, Presiden Jokowi nampaknya lebih condong menjadikan Tiongkok sebagai kiblat pemerintahannya. Beberapa proyek pembangkit listrik dalam 35.000 MW lebih banyak melibatkan investor dari Tiongkok. Jadi, pilihannya ikut negeri Tirai Bambu (yang konon juga menjadi ancaman bagi kesuperpoweran AS) atau negeri Uncle Sam? Kelak, sejarah yang akan menjawabnya! (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login