IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pertamina EP dan PT Sarana GSS Trembul Kelola Area Operasi Migas Trembul

Pertamina EP dan PT Sarana GSS Trembul Kelola Area Operasi Migas Trembul

Written By Indopetro portal on Monday, 7 November 2016 | 09:28

indoPetroNews- Pertamina EP dan PT Sarana GSS Trembul menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi (KSO) Area Operasi Trembul. Penandatanganan perjanjian KSO dilakukan oleh Presiden Direktur PT Pertamlna EP Rony Gunawan dan Presiden Direktur PT Sarana GSS Trembul Bambang Mulyadi pada Rabu (2/10/2016) di Kantor Pertamina EP Lantai 12 Gedung Standard Chartered, ll Prof Dr Satrio No 164, Jakarta Pusat.

Pertamlna EP mendapatkan hak eksklusif melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di Area Operasi Trembul dari BP Migas (sekarang SKK Migas) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2013. Selanlutnya, PT Pertamina EP menetapkan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (BUMD milik Pemerintah Daerah Jawa Tengah) sebagai mitra terpilih untuk melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di sana. Dalam rangka melaksanakan operasi tersebut, PT Sarana
Pembangunan Jawa Tengah melakukan joint venture dengan GSS Energy Limited dengan membentuk perusahaan patungan bemama PT Sarana GSS Trembul.

Area Operasi Minyak dan Gas Buml Trembul tedetak di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Luas area operasi ini 47,6 km2, terletak 15 km di sisi barat Kota Blora. Area operasi ini dtemukan oleh perusahaan Belanda, Nederlandsche Koloniale Petroleum Mij) (NKPM), yang merupakan anak perusahaan Standard Oil of New Jersey (kini dikenal sebagai Exxon) pada 1917.

Di Area Operasi Trembul terdapat 24 sumur yang dibor dan dieksploitasi oleh NKPM. Area ini ditutup pada 1942 menyusul invasi Jepang dalam Perang Dunia ke 2. Area ini diperkirakan memiliki cadangan (reserve) minyak sebesar 40,1 juta barel. NKPM sendiri sepanjang 1917-1942 baru mengambil 307 ribu barel).

"PT Sarana GSS Trembul berkomitmen kepada PT Pertamlna EP untuk melaksanakan program kerja 3 (tiga) tahun senilai 7,6 juta USD. Dana tersebut antara lain digunakan untuk pengeboran 4 (empat) sumur dan kegiatan akuisisi seismik. Sumur pertama (SGT-01) direncanakan mulai dibor pada Juni 2017 dan mulai berproduksi sebulan kemudian," kata Presiden Direktur PT Sarana GSS Trembul Bambang Mulyadi pada Rabu (1/10/2016) di Jakarta.

GSS Energy limited merasa terhormat, lanjut Bambang, saat mendapatkan kepercayaan dari PT Partamlna EP untuk bersama-sama dengan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah melakukan operasi minyak dan gas bumi di Area Trembul. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login