IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » PHE Randugunting Eksplorasi Randugunting 2

PHE Randugunting Eksplorasi Randugunting 2

Written By Indopetronews on Thursday, 24 November 2016 | 10:10

indoPetroNews- Anjloknya harga minyak dunia sejak awal tahun 2016 yang tercatat mencapai harga di bawah USD 40 per barel memberikan dampak signifikan bagi para pelaku usaha di bidang minyak dan gas bumi (migas). Tidak terkecuali bagi PT Pertamina Hulu Energi dan anak perusahaannya yaitu PHE Randugunting sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS).

Tapi di penghujung 2016, PHE Randugunting selaku operator Blok Randugunting dipercaya oleh Pemerintah (dalam hal ini SKK Migas) untuk melaksanakan pengeboran sumur eksplorasi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pengeboran Sumur Eksplorasi Randugunting (RGT‐2) yang dilaksanakan pada Senin (21/11/2016), merupakan upaya final pencarian data dan pembuktian keberadaan hidrokarbon di daerah tersebut.

"Direksi PHE mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan Pemda Rembang, yang sudah membantu kelancaran operasi. Pelaksanaan Tajak Sumur ini tidaklah mudah, di Pertamina kami berjuang untuk diizinkan melakukan pengeboran di Rembang. Ini sangat penting, kami dapat penugasan untuk mencari migas. Sumur Eksplorasi adalah pertaruhan, sebagai pembuktian ada tidaknya migas," kata Direktur Eksplorasi PHE, Rudy Ryacudu, Senin (21/11/2016) yang hadir dalam Peresmian Tajak Sumur Eksplorasi Randugunting 2 (RGT-2) di Desa Krikilan, Rembang, Jawa Tengah.

Dia juga berpesan, utamakan standar keselamatan QHSSE, tidak ada toleransi untuk kesalahan yang berakibat mengganggu kelancaran operasi.

Sedangkan GM Randugunting Abdul Mutalib Masdar pada kesempatan yang sama menambahkan, selama proses persiapan pengeboran, PHE Randugunting telah melakukan upaya maksimal memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan oleh Peraturan Perundang-undangan maupun kebijakan daerah Kabupaten Rembang. PHE Randugunting juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, SKPD, Kepolisian, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan telah terpenuhinya seluruh persyaratan perizinan termasuk Izin Prinsip Kesesuaian Tata Ruang dan izin yang terkait dengan lingkungan.

Ia juga mengatakan, untuk perizinan yang terkait dengan lingkungan, PHE Randugunting telah melaksanakan presurvey, demografi lingkungan, analisa UKL/UPL, hingga terbitnya Izin Lingkungan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pengeboran RGT‐2. “Semoga selama 40 hari ke depan, kegiatan operasi pengeboran berjalan lancar dan memberikan hasil positif’, harap Abdul Mutalib Masdar.

Sementara itu Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz yang ikut hadir bersama jajaran SKPD Rembang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PHE Randugunting. Ia juga mengingatkan pentingnya sosialisasi di setiap tahapan pelaksanaan pengeboran.

"Sosialisasi sangat penting dilakukan di setiap tahapan untuk menghindari salah paham di masyarakat. Saya minta aparat Pemda membantu kelancaran operasi ini, karena untuk kepentingan negara. Lakukan koordinasi, komunikasi & sosialisasi," tambahnya.

Sebagai catatan, PHE Randugunting saat ini berada pada fase eksplorasi tahap 3 yang mana akan berakhir pada bulan Agustus 2017. Dalam kurun waktu 2007 – 2015, PHE Randugunting telah melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 4 sumur, yaitu Djapah Gede (DPG-1), Cempaka Emas (CPE‐1) dan Kenangarejo (KGR‐1) dengan status Dry Hole, dan sumur Wonopotro (WON-1) dengan status Uneconomic Discovery. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login