IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » PLN Survei Laut Sumenep untuk Kembangkan PLTBg

PLN Survei Laut Sumenep untuk Kembangkan PLTBg

Written By Indopetro portal on Wednesday, 9 November 2016 | 13:38

indoPetroNews- Laut di Kabupaten Sumenep, Madura, sedang disurvei kecocokannya untuk dijadikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dari rumput laut. Pasalnya, laut yang terletak di kabupaten paling timur Pulau Madura tersebut diprediksi mampu menyediakan rumput laut yang dibutuhkan sebagai bahan utama pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

“Namun terlebih dulu harus dipastikan, apakah di Sumenep juga tumbuh jenis rumput laut yang memiliki kandungan metan yang sangat tinggi dan cocok untuk pembangkit listrik,” kata Direktur PT PJB, Iwan Agung Firstantara, Selasa (8/11/2016) di Gresik Jawa Timur.

PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) yang merupakan anak perusahaan dari PT PLN (Persero) rupanya sudah bersiap mengembangkan proyek (PLTBg) di berbagai daerah, dengan melihat kesesuaian lautnya.

Iwan menyatakan, produksi listrik dari energi baru terbarukan (EBT) saat ini mencapai sebesar 1.500 MW, dari total 7.039 MW produksi listrik yang diproduksi oleh PT PJB di delapan lokasi, atau sebesar 21 persen dari total produksi listrik.

“Dalam lima tahun ke depan, kontribusi EBT kami targetkan bisa mencapai 2.500 MW, atau 25 persen dari total produksi listrik. Di mana untuk saat ini, beberapa proyek pendukung sedang kami laksanakan, seperti PLTA Batang Toru sebesar 510 MW, dan yang sudah dibangun adalah pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Bawean sebesar 3 MW. Serta energi surya, sebesar 1 MW di Cirata,” papar Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan, pihaknya kini juga sedang melakukan diskusi tentang pembangkit listrik tenaga gelombang laut, yang kemungkinan bakal dilaksanakan di bawah jembatan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam proyek pembangkit listrik tenaga gelombang laut tersebut, PJB bakal memasang baling-baling di bawah jembatan yang bisa berputar akibat gelombang laut, yang selanjutnya akan menggerakkan generator untuk menghasilkan tenaga listrik.

“Sekarang kami sedang melakukan pendekatan kepada pemda (pemerintah daerah) Kupang, untuk mendapatkan alokasi dana pembangunan jembatan. Kalau jembatannya sudah jadi, saya yakin proses pembangunan proyek tersebut akan menjadi lebih mudah,” tandasnya.

Sebagai catatan, saat ini proyek PLTBg berbasis rumput laut yang sedang dikembangkan terletak di Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Proyek ini diprediksi baru akan tuntas pada 2019, tetapi proyek serupa juga telah disusun, termasuk survei laut di Sumenep. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login