IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Empat Langkah Strategis SKK Migas Tingkatkan Lifting dan Produksi Migas

Empat Langkah Strategis SKK Migas Tingkatkan Lifting dan Produksi Migas

Written By Indopetro portal on Sunday, 18 December 2016 | 14:10

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Keglatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berkomitmen untuk terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) penuhi target lifting migas.

"Kita telah merancang 4 (empat) program kerja utama dankebijakan teknis hulu migas," kata Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, dalam satu diskusi pada Jumat (16/12/2016) di Jakarta.

Strategi pertama, ungkap Amien, menjalankan program kerja utama hulu migas, dengan tetap memperhati keekonomian Wilayah Kerja (WK). "Program utama tersebut antara lain, 300-450 pengeboran pengembangan, 800-1000 kerja ulang sumur (workover), lebih dari 30.000 kegiatan pemeliharaan sumur (well service)," paparnya.

Kedua, lanjut Amien, pihak SKK Mlgas akan melakukan monitoring proyek yang ditargetkan untuk mulai berproduksi (on stream) pada 2017. Empat proyek baru ditargetka akan on stream di 2017 dengan kontribusi tambahan produksi minyak sebesar 6.180 BOPD dan gas sebr 316 MMSCFD.

"Ketiga, mengupayakan penerapan teknologi tepat guna untuk kegiatan pengeboran dan optimasi produksi.Teknologi pengeboran yang dapat diterapkan antara lain Extended Reach Drilling (ERD), Horizontal Drilling on Shallow Depth Formation, Managed Pressure Drilling (MPD), Casing While Drilling (CWD), dan Skidding Rig," tandas Amien.

Untuk optimasi produksi, imbuhnya, ada teknologi Sand Control Management Technology, Water Shut Off Technology, Deliquilication Technology, Artificial Lift Technology, Well tractor for horizontal & directional well intervention, Ultrasonic for Optimum Production, dan Real-Time Production Monitoring.

Sedangkan keempat, lanjut Amien, SKK Migas berkomitmen melanjutkan monitoring respons tekanan dan produksi dari injeksi air, seperti di Lapangan Minas, Balam South, Bekasap, Zamrud, Rantau,Tanjung, Jirak, dan lainnya dalam proses menuju Full-Scale Enhanced Oil Recovery (EOR).

Dia menegaskan bahwa penerapan teknologi yang tepat guna juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan produksi migas nasional. "Penerapan teknologi yang tepat pada bisnis hulu migas ditujukan untuk mendapatkan cadangan migas yang besar bagi lndonesia. Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan lifting migas dan tetap menekan cost recovery. Dengan pemilihan teknologi yang tepat, maka pengembangan lapangan dapat lebih ekonomis," tegasnya.(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login