IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Kepala SKK Migas : Gross Split Tidak Hilangkan Pengawasan

Kepala SKK Migas : Gross Split Tidak Hilangkan Pengawasan

Written By Indopetronews on Wednesday, 14 December 2016 | 14:45

indoPetroNews- Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi keharusan bagi karyawan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). "Upaya pengembangan SDM untuk bidang proyek seismic, drilling, production maupun manajemen. Tenaga SDM yang berkualitas itu nantinya yang akan mengawasi di seluruh perusahaan kontraktor," kata Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Raker SKK Migas, pada Rabu (14/12/2016) di City Plaza lantai 9 Jl. Gatot Subroto Jakarta Selatan.

Apalagi saat ini dikembangkan rencana penerapan gross split. Sistem ini, kata Amien, tidak menghilangkan fungsi pengawasan SKK Migas terhadap proyek migas nasional.

Selain kepala SKK Migas, Kabag Prolap, Taslim Z Yunus dan Deputi Pengendalian Perencanaan SKK Migas, Gunawan Sutadiwiria, Wakil Kepala SKK Migas, I. Zikrullah juga memaparkan berbagai program kerja pada 2017.

Disamping itu, Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Muliawan, Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis, Rudianto Rimbono, Deputi bidang Pengendalian Keuangan, Parulian Sihotang dan pihak kesekretariatan juga memaparkan program-programnya untuk tahun depan.

Amien mengungkapkan, secara keseluruhan sistem gross split tidak berpengaruh. PSC gross split diberlakukan untuk-kontrak-kontrak yang baru.

Ia menerangkan kini SKK Migas masih 85 kontrak Wilayah Kerja (WK) eksploitasi migas di tanah air. Dalam satu dekade ke depan, menurutnya potensi WK yang habis masa kontraknya sekitar 35, yang saat ini diawasi oleh SKK Migas. "Berarti yang masih berlaku ada 50," ujar Amin.

Dia melanjutkan, pada 2025 nanti, sekitar 50 PSC masih menggunakan sistem cost recovery. Sementara 35 PSC lainnya sudah selesai dan berpeluang memakai skema gross split.
"Itu masih harus diurus oleh SKK atau lembaga penggantinya dengan asumsi 35 yang expired dan dibuat menjadi kontrak baru gross split," katanya.

Amien menambahkan pihaknya juga mengawasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) baru yang menemukan cadangan migas. SKK Migas, lanjutnya, bertanggung jawab terhadap keselamatan lingkungan. "Saya bingung orang bilang setelah gross split kerjaan SKK berkurang. enggak tuh. Apalagi kalau sampai 2025," tandasnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login