IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Kepala SKK Migas : Kesan Pertama Industri Hulu Migas Boros?

Kepala SKK Migas : Kesan Pertama Industri Hulu Migas Boros?

Written By Indopetronews on Thursday, 1 December 2016 | 12:49

indopetronews.com, -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan acara General Affairs (GA) Forum 2016. Event yang bertema "Optimalisasi Peran dan Sinergitas Genaral Affairs (GA) yang Berkualitas dan Efisien untuk Mendukung Operasional Industri Hulu Migas" dilaksanakan pada Kamis (1/12/2016) di Ruang Serbaguna lantai 9 City Plaza, Jakarta.

Dalam undangan tertera pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Namun hingga pukul 08.25 WIB acara belum juga dimulai. Tepat pukul 08.20 WIB salah seorang panitia meminta agar peserta diharapkan untuk segera memasuki ruang pertemuan. "Kita mengundang para peserta untuk segera memasuki ruangan. Karena beberapa saat lagi acara akan segera dimulai. Selamat datang kepada para peserta. Kepada peserta diharapkan untuk meregistrasi terlebih dulu sebelum memasuki ruangan," katanya, melalui pengeras suara.

Pada pukul 08.30 WIB acara ini juga belum dimulai. Sekali lagi, salah seorang panitia mengulangi mengumumkan agar peserta untuk memasuki ruangan.

Pukul 08.32 WIB nampak Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, didampingi beberapa stafnya nampak memasuki ruangan. Panitia pun mengucapkan selamat datang kepada Kepala SKK Migas.

Pada pukul 08.35 acara ini dimulai dengan didahului oleh penayangan safety video briefing, yang dilanjutkan dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Setelah itu digelar pula tarian Sajojo, tarian etnik Indonesia.

Sesaat setelah tarian Sajojo, pembawa acara pun meminta Kepala SKK Migas memberikan sambutan sekaligus membuka acara GA Forum ini, setelah sebelumnya Ketua Panitia GA Forum 2016, Budi Handoko menyampaikan laporan penyelenggaraan event ini.

Dalam sambutannya, Kepala SKK Migas mengatakan bahwa terdapat kesan destruktif yang melekat pada lembaga penyelenggara bisnis industri hulu minyak dan gas (migas) Indonesia. "Kesannya cost recovery migas itu sangat boros. Travelling kelas yang mewah, gedung kantor yang megah. Bahkan nambal gigi pun harus ke New York," tegas Amien Sunaryadi, sembari mengimbuhkan bahwa dirinya juga dipanggil oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Dalam pertemuan tersebut, kata Amien, dirinya juga dikonfirmasi terkait pemborosan biaya di institusinya. "Saya kemudian ceritakan bahwa saat ini lembaganya sudah berubah. Mungkin kesan boros itu terjadi pada masa lalu, sedangkan sekarang sudah tidak lagi. Saya ceritakan pada beliau bahwa pihaknya selain berkunjung langsung ke kantor-kantor pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS). Dan saya melihat bahwa kantornya efisien dan operasional berfungsi baik," papar Amien.

Pihaknya juga mengatakan bahwa Kontraktor KKS hanya boleh memasukkan hal-hal pada cost recovery itu adalah hal-hal yang hanya berhubungan dengan operasional hulu migas saja. Pihaknya juga pro aktif meminta bagian General Affairs untuk memotong anggaran yang tidak efisien.

Amien juga mengakui bahwa jumlah dana bagian GA tidak terlalu banyak tetapi dampaknya sangat besar dan berpengaruh pada selain performance dan produksi bisnis hulu migas.

Sedangkan Handry Satriago, CEO GE Indonesia, yang memberikan keynote speech dalam acara GA Forum ini, mengatakan bahwa perubahan dunia global sangat cepat. "Inilah tantangan besar bagi perusahaan di Indonesia. Tantangannya bukan hanya memanaje internal manajemen tetapi bagaimana mengantisipasi perubahan global, termasuk perubahan teknology informasinya," kata Handry.

Setelah penyampaian keynote speech, acara GA Forum dilanjutkan dengan diskusi. Sesi pertama menghadirkan beberapa narasumber sebagai pembicara, yaitu Sapta Nugraha, Kepala Bagian Internal SKK Migas; Karantina Marhaeni, VP HR & GA Pertamina Hulu Energi; Vivin Harsanto, Regional Director, Jones Lang Salle; dan Prof Dr Manlian Ronald A. Simanjuntak, Dekan Fakultas Sains & Teknologi Universitas Pelita Harapan.

Pembicara lainnya, yaitu Anton Heriyanto, Head of GNS Real Estate & Support Total E&P Indonesie; Andy Harsanto, Country Manager, Regus Indonesia; Firman Hadi, National Director, Jones Lang Lasalle

Sesi diskusi kedua menghadirkan pembicara, yaitu Dewi Oktavia, GA Manager PT Pertamina Hulu Energy ONWJ - WMO; Jusri Pulububu, Director Jakarta Defensive Driving Course.

Sedangkan diskusi sesi ketiga, hadir sebagai pembicara yaitu Rachmi Wulan, Fasilities Management Manager BP Indonesia; Henany Hanum Munthe, GM Goverment Sales, Garuda Indonesia. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login