IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Kuwait Kurangi Produksi Mulai Januari

Kuwait Kurangi Produksi Mulai Januari

Written By Indopetro portal on Monday, 19 December 2016 | 14:03

indoPetroNews- Kuwait telah mengonfirmasi akan mulai mengurangi produksi minyaknya pada Januari, sebagaimana yang telah disepakati oleh produsen OPEC dan non-OPEC awal bulan ini. Hal ini kemudian menaikkan harga Brent dan WTI yaitu mencapai US$54,26, dari sebelumnya hanya US$51,16.

Kuwait Petroleum Corporation telah memberitahukan para klien bahwa pengiriman pada Januari akan lebih rendah,dengan pengurangan output dalam jumlah besar oleh perusahaan.

Pemotongan suplai oleh Kuwait merupakan toleransi operasional. Di mana toleransi tersebut merupakan penetapan di kebanyakan kontrak ekspor minyak yang mengizinkan penjual untuk menambah atau mengurangi ukuran pengiriman tanpa pemberitahuan sebelumnya, namun masih dalam batas tertentu.

Kesepakatan OPEC awalnya bertujuan untuk memotong produksi hingga 1,2 juta barel per hari (bph), dengan target keseluruhan 32.5 juta bph. Namun karena beberapa bulan yang lalu semua anggota OPEC telah menambah produksi, pengurangan pun ditambah menjadi 1.7 juta bph.

Kabar dari Kuwait ini dirasa tepat waktu, segera setelah adanya keraguan Irak kembali kepada komitmennya ikut serta dalam pengurangan produksi. Berdasarkan data oil-loading di The Wall Street Journal minggu lalu disebutkan bahwa produsen terbesar kedua OPEC berencana untuk menaikkan pengiriman minyak Basra di Januari. Minyak ini senilai 85 persen ekspor minyak Irak. Irak telah berjanji akan memotong produksinya hingga 210.000 bph mulai Januari, dari estimasi rata-rata 4,56 juta bph hingga Oktober nanti.

Sejauh ini, kesepakatan OPEC dan kesepakatan 11 produsen bukan OPEC yang kemudian telah gagal mendorong harga minyak mentah menjadi US$60 seperti yang telah diprediksi beberapa analis sebelumnya. Sebaliknya, keraguan tentang kepatuhan di antara anggota kelompok dan produsen non-OPEC telah membatasi potensi kenaikan harga minyak itu sendiri, menahan mereka di bawah US$55. (Gadih)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login