IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri Jonan Berharap Harga EBT Harus Kompetitif Seiring Turunnya Harga Minyak

Menteri Jonan Berharap Harga EBT Harus Kompetitif Seiring Turunnya Harga Minyak

Written By Indopetro portal on Wednesday, 21 December 2016 | 12:36

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya (KESDM) mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Namun harus ada syaratnya. Apa syaratnya?

"EBT harus efisien dan kompetitif harganya," kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dalam satu acara diskusi pada Rabu (21/12/2016) di Jakarta. Karena itu, pemerintah akan melakukan kajian terkait harga EBT di Uni Emirat Arab (UEA).

Harga listrik EBT yang dijual di UEA ternyata lebih murah dibandingkan harga listrik EBT yang dijual di Indonesia. Sebagai salah satu negara produsen minyak dan gas bumi (migas) terbesar di dunia, ternyata UEA memiliki harga listrik EBT yang sangat murah.

Harga listrik EBT di UEA dijual di kisaran 2,25 sen per kwh hingga 2,99 sen per kwh.

"Solar tenaga matahari 150 megawatt (MW) menurut beliau harganya 2,99 sen per kwh, kedua 200 MW 2,42 sen per kwh. Dia lagi bikin besar lagi 5.000 MW target 2,25 sen per kwh," ungkap Jonan.

Berbeda jauh dengan Indonesia, harga listrik EBT dipatok di kisaran 15 per kwh hingga 18 sen per kwh. Jonan heran kenapa harga listrik EBT di Indonesia bisa setinggi itu. Oleh sebab itu, pihak pemerintah berharap agar harga EBT di Tanah Air dapat kompetitif. "Kita tidak akan memberikan insentif terkait pengembangan EBT," tegas Jonan, sembari menambahkan bahwa turunnya harga minyak mentah di pasar dunia juga dapat berpengaruh pada harga EBT. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login