IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Menteri Jonan : Keputusan OPEC Tidak Untungkan Indonesia

Menteri Jonan : Keputusan OPEC Tidak Untungkan Indonesia

Written By Indopetro portal on Tuesday, 6 December 2016 | 09:39

indoPetroNews- Keputusan sidang The Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC) pada Rabu (30/11/2016) di Wina Austria, dianggap tidak menguntungkan posisi Indonesia. Pasalnya, didera defisit produksi minyak tanah sementara OPEC meminta pemangkasan produksi.

“Sebagai negara pengimpor minyak pengurangan produksi tidak menguntungkan bagi Indonesia karena secara teori harga bakal naik,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Senin (5/12/2016) di Jakarta.

Seperti diketahui, OPEC meminta Indonesia menurunkan lima persen dari produksi atau sekitar 37 ribu barel per hari. "Padahal kebutuhan penerimaan negara masih besar dan pada APBN 2017 disepakati produksi minyak pada 2017 turun lima ribu barel dibanding 2016," kata Jonan. Jumlah pemangkasan produksi yang bisa diterima Indonesia sebesar 5000 barel sehari.

Dengan demikian, Jonan memutuskan untuk membekukan keanggotannya di OPEC. Sebagai catatan, Indonesia sudah dua kali membekukan keanggotaannya di OPEC. Pertama pada 2008 dan berlaku mulai 2009. Indonesia kembali menjadi anggota OPEC awal 2016. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login