IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pengamat : Minimnya Infrastruktur Penyebab Tersendatnya Perkembangan lndustri

Pengamat : Minimnya Infrastruktur Penyebab Tersendatnya Perkembangan lndustri

Written By Indopetro portal on Saturday, 31 December 2016 | 10:52

indoPetroNews- Pemenuhan energi menjadi syarat utama untuk membangun kawasan industri. Tanpa kecukupan pasokan energi, mustahil mengharapkan pertumbuhan bidang industri. Apa saja kendala yang dihadapi dalam pemenuhan (pasokan) energi?

"Infrastruktur energi untuk melancarkan distribusi energi ke pusat~pusat kegiatan industri terbilang masih minim," kata ekonom dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, dalam satu diskusi pada Kamis (29/12/2016) di Jakarta. Selain itu, juga terbatasnya infrastruktur jaringan transmisi gas bumi.

Menurut Ahmad, infrastruktur distribusi gas bumi masih menggunakan pipa (bentuk LNG), padaha! lokasi industri tidak seIaIu berdekatan dengan sumber gas bumi. Disamping itu, pengolahan ke bentuk LPG masih sangat minim, karena itu tidak heran bila kebutuhan LPG diperoleh dari impor.

Dia juga mengungkapkan bahwa kurangnya pasokan energi karena sebagian produksi energi nasional terikat dengan kontrak untuk kepentingan eskpor dari negara yang melakukan eksplorasi energi dan harga jual lebih tinggi.

"Gas, sekitar 47,8 persen dari total produksi gas nasional dialokasikan pemerintah untuk kebutuhan ekspor," tandas Ahmad.

Lebih jauh Ahmad menandaskan bahwa pasokan energi dengan biaya murah, efisien, dan ramah lingkungan masih sangat sulit diperoleh. "Pemangkasan subsidi energi membuat harga energi sama atau lebih tinggi dibandingkan harga internasional," ujarnya.

Disisi lain, program pemerintah terkait diversifikasi energi Energi Baru Terbarukan (EBT) masih sulit dilakukan. Penyebabnya karena selain biaya (investasi) yang dikeluarkan lebih mahal, jugaketersediaan infrastruktur yang dibutuhkan masih belum memadai.

"Pemanfaatan energi terbarukan masih relatif rendah karena tingginya biaya investasi, regulasi, insentif dari pemerintah serta harga jual yang tinggi," tegas Ahmad. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login