IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pengamat : Pembentukan Holding Migas Lebih Banyak Ruginya

Pengamat : Pembentukan Holding Migas Lebih Banyak Ruginya

Written By Indopetro portal on Thursday, 15 December 2016 | 22:26

indoPetroNews- 

Program pemerintah JKW-JK yang hendak membentuk holding minyak dan gas bumi (migas) selain memberikan benafit juga terdapat sisi kerugiannya. Apa saja kerugiannya?

Holding migas akan memiliki pajak berganda.
"Holding company sebagai pemegang saham, akan menerima dividen atas saham yang dimilikinya di anak perusahaan. Atas dividen tersebut, akan dikenakan pajak kepada holding company. Selain itu akan dikenakan pula Pajak Pengalihan Aset dan Pajak Pengalihan Tenaga Kerja," kata Ahmad Redi, pengajar di Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Jakarta kepada media, termasuk indoPetroNews.com Kamis (15/12/2016) di Jakarta.

Di samping itu, holding juga akan lebih birokratis. Pengambilan kebijakan dalam holding company, menurut Ahmad, akan lebih panjang karena dalam holding mata rantai pengambilan keputusan dilakukan secara berjenjang dan lebih banyak prosesnya, sehingga hal ini akan membuat pengambilan keputusan akan lebih lama dan lamban.

Kerugian lain dari holding adalah adanya manajamen one man show. "Kemungkinan manajemen yang terpusat pada perusahaan induk, dapat terjadi dalam bentuk holding company. Sehingga, kebijakan-kebijakan akan cenderung diputuskan secara sepihak oleh holding company," tandas Ahmad. Hal ini akan berbahaya bila kelompok usahanya horizontal atau modal kombinasi, padahal kelompok tersebut membutuhkan skill dan pengambilan keputusan yang berbeda satu sama lain.

Sisi negatif lainnya dari holding adalah adanya penutupan usaha. "Kecenderungan untuk menutup usaha dari satu atau lebih anak perusahaan jika suatu usaha tersebut mengalami kegagalan," ujar Ahmad, seraya menambahkan sisi kerugian holding adalah adanya risiko usaha. "Risiko usaha akan muncul, seiring dengan besarnya keuntungan yang didapatkan oleh suatu holding company," ucap Ahmad.

Dengan pertimbangan kerugian tersebut, dia mengusulkan agar pembentukan holding migas dibuat dengan pembentukan badan/lembaga yang baru. Bukan dari Pertamina atau PGN, seperti yang sedang ramai diperbincangkan saat ini. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login