IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Presiden Iran Persilakan Indonesia Ikut Industri Migas Iran

Presiden Iran Persilakan Indonesia Ikut Industri Migas Iran

Written By Indopetronews on Sunday, 18 December 2016 | 14:07

indoPetroNews- Presiden Republik Islam Iran, Hasan Rouhani menyambut baik kunjungan Presiden Indonesia, Joko Widodo pada 14 - 15 Desember 2016. Orang nomor wahid di negeri para Mullah ini juga mengapresiasi rencana dan gagasan pemerintah Indonesia untuk mengelola ladang minyak di Iran.

"Kami siap untuk berpartisipasi dalam pembangunan pembangkit listrik, bendungan, saluran air, serta berbagai bantuan teknis kepada Republik Indonesia," kata Rouhani, seusai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

Dia juga membuka peluang dan mempersilakan Indonesia untuk aktif dan berpartisipasi dalam industri minyak dan gas bumi Iran. Rouhani menganggap kerja sama di sektor energi antara kedua negara bersifat strategis. Iran menyatakan kesiapannya memenuhi kebutuhan Indonesia dalam bidang energi, mulai minyak bumi, LPG (Liquefied Petroleum Gas) atau produk sampingan dari industri tersebut.

Pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Rouhani berlangsung di Istana Jumhuri, Ibu Kota Teheran.

Kedua pemimpin juga sepakat meningkatkan kerja sama. Joko Widodo mengatakan kerja sama kedua negara memiliki potensi besar. "Saya yakin kunjungan kali ini akan membuka era baru, hubungan lebih baik lagi antara Indonesia dan Iran," kata Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan.

Joko Widodo mengemukakan bahwa fokus kerja sama Indonesia dan Iran kali ini adalah di sektor energi dan diyakini akan menguntungkan Indonesia. Dengan mendapat harga yang rendah, pembelian LPG dari Iran dianggap lebih ekonomis. Untuk 2017, Iran telah sepakat memasok lebih dari 500.000 metrik ton LPG ke Indonesia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan Teheran berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia. Iran berencana membangun kilang minyak di Jawa Timur dan pembangkit listrik bergerak berkapasitas lima ribu megawatt. Kilang bakal dibangun berkapasitas 300 ribu barel sehari dengan nilai investasi US$ 5 miliar.

"Ada satu patungan akan dijalankan untuk membangun kilang atau pengolahan minyak mentah menjadi minyak jadi di daerah Jawa Timur antara perusahaan minyak Iran dengan pihak swasta di Indonesia," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, ikut dalam kunjungan kenegaraan presiden ke Iran. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login