IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » TNI Sudah dan Sedang Lakukan Penguatan Keamanan di Bisnis Migas Natuna

TNI Sudah dan Sedang Lakukan Penguatan Keamanan di Bisnis Migas Natuna

Written By Indopetro portal on Wednesday, 7 December 2016 | 10:25

www.indopetronews.com, -- Agar isu-isu keamanan tidak menjadi gangguan bagi para pelaku bisnis dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Minyak dan Gas Bumi (migas) di kawasan pengembangan migas di Natuna, pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melakukan upaya-upaya strategis dan taktis dalam pengamanan. Apa saja yang dilakukannya?

"Agar pelaku bisnis dan stakeholders dapat bekerja dengan baik untuk mengeksploitasi sumber daya migas di Natuna, kita tempatkan beberapa kekuatan-kekuatan yang dimiliki TNI," kata Brigjen TNI Eko Budi, Kementerian Pertahanan, dalam acara symposium bertajuk Forum Bisnis Pengembangan Migas Kawasan Natuna Untuk Kedaulatan Energi dan Bangsa, yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), pada Selasa (6/12/2016) di Jakarta. Secara fisik dan non fisik sudah dan sedang dilakukan di sana.

Menurutnya, masyarakat di Natuna pun juga diperkuat Bela Negaranya melalui prajurit TNI. "Inti Bela Negara adalah kesadaran berbangsa, bernegara, rela berkorban dan memiliki kemampuan Bela Negara serta yakin bahwa Pancasila sebagai ideologi negara," papar Eko.

Dia juga mengutarakan bahwa TNI, melalui Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) sudah dan sedang melakukan penguatan pertahanan. Hal ini agar isu-isu keamanan yang akan menjadi potensi ancaman dapat dicegah sedini mungkin, sehingga mendukung upaya mencapai prosperity yang baik Indonesia.

Pihak TNI menyadari, bahwa Natuna dapat diibaratkan seperti gadis seksi yang bakal menjadi rebutan baik kawan apalagi lawan. "Natuna adalah masa depan Indonesia," tegas Eko, seraya mengimbuhkan bahwa dalam 10 tahun kedepan Kementerian Pertahanan merancang program 100 juta kader Bela Negara. "Dengan 100 juta orang yang telah dilatih Bela Negara maka diharapkan tidak ada keberanian bagi negara lain yang akan coba-coba mengambil kekayaan sumber daya alam Indonesia," kata Eko.

Israel saja, lanjut Eko, telah mengkader 7 juta orang sebagai kader Bela Negara. Apalagi Indonesia berpenduduk 250 an juta orang. "Ini kekuatan besar," katanya.

Sebagai catatan, perairan Natuna menyimpan 16 blok migas yang belum berproduksi maksimal. Salah satu ladang migas di Natuna, potensinya empat kali lebih besar dari Blok Masela. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login