IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Ada Ketidakpastian Bisnis Hulu Migas pada 2017

Ada Ketidakpastian Bisnis Hulu Migas pada 2017

Written By Indopetronews on Friday, 13 January 2017 | 19:20

indoPetroNews- Tahun 2017 diprediksi akan menjadi tahun ketidakpastian. Ketidakpastian tersebut meliputi harga komoditas minyak hingga dampak terpilihnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Lho, apa argumentasinya?

"Kondisi industri hulu migas secara global di tahun 2017. Secara keseluruhan, kami memperkirakan bahwa siklus akan berubah dan industri akan mulai berkembang lagi," kata peneliti dari Wood Mackenzie, Andrew Harwood dalam satu diskusi pada Kamis (12/1/2017) di Jakarta.

Produksl global akan berada dalam situasl yang tidak pasti seiring kesepakatan bersejarah OPEC pada akhir 2016 yang bisa mengakibatkan konsekuensl yang lebih jauh.

"Dengan 1,2 juta barel per hari yang berpotensi dibawa keluar dari sirkulasi, kita bisa melihat tahun pertama penurunan produksi sejak terjadi penurunan harga. Tapi, banyak hal yang tidak diketahui, tidak sedikit tindakan dilakukan oleh negara-negara penghasll minyak yang tidak termasuk dalam kesepakatan," katanya..

Dia memprediksi bahwa keyakinan akan kembali ke sektor Eksplorasi & Produksi (E&P) seiring harga minyak yang terus pulih, membawa dua tahun investasi berakhir. "Bagian bawah dari siklus telah tercapai, yang berarti bahwa belanja sektor hulu E&P akan meningkat 3 prosen, dipimpin oleh tight oil AS, dan Permian pada khususnya. Biaya akan terus turun, meskipun hanya sedikit, dengan harapan pengurangan capex sekitar 3-7 prosen," paparnya. Kendati demikian, kata Harwood, pada 2017 ini akan menunjukkan bagaimana perampingan industri terjadi, seperti peningkatan efisiensi dan re-scoping yang menuju pelipatgandaan jumlah FID dibandingkan dengan 2016. Evolusi paralel terjadi di bidang eksplorasi.

"Pada tahun 2017, perusahaan akan terus melakukan penyesuaian dengan menurunkan anggaran, menjadi lebih fokus dan efisien dalam proses. Namun demikian, katanya, akan lebih banyak hal perlu dilakukan untuk menarik investasi ke E&P, yang berarti perubahan fiskal diperkirakan berlangsung di sektor-sektor kunci, meskipun tidak semua akan mendorong investor. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login