IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Benarkah Ada 'Genk' Arie Soemarno di Pertamina?

Benarkah Ada 'Genk' Arie Soemarno di Pertamina?

Written By Indopetro portal on Friday, 27 January 2017 | 09:29

indoPetroNews- Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina setahun silam yang menambah satu posisi baru yaitu Wakil Dirut didalam komposisi jajaran Direksi Pertamina tidak bisa disebut sebagai adanya matahari kembar di tubuh Pertamina.

"Apalagi tuduhan yang tidak mendasar dari sejumlah pengamat dan LSM yang mengatakan kalau Pertamina di dalam kekuasaan Genk Arie Soemarno yang mantan Dirut Pertamina itu adalah tidak benar dan meyesatkan," kata
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada media, Kamis sore (26/1/2017) di Jakarta.

Bila para petinggi Pertamina yang berasal dari legacy Pertamina seperti Ahmad Bambang Wakil Dirut dan Iskandar Dirut Marketing dan Tuharso serta VP dan GM yang saat ini ada di manajemen, ungkap Arief, dikatakan adalah Genk Arie Soemarno salah besar. "Sebab yang benar mereka adalah junior-junior Arie Soemarno, dimana Arie Soemarno juga legacy Pertamina," tandasnya.

Oleh karena itu, imbuh Arief, wajar saja mereka semua itu dekat dengan Arie Soemarno sebagai senior mereka di Pertamina. "Apalagi saat Arie Soemarno memimpin Pertamina, Pertamina berkinerja sangat baik serta tingkat kesejahteraan karyawan Pertamina meningkat dan memutus aliran mafia Migas di Pertamina dengan mendirikan ISC yang akhir berakibat Arie Soemarno dicopot oleh Presiden SBY," tandasnya.

Sebelumnya, beredar di beberapa situs terkait dugaan ambural dan sinyalemen dirusaknya sistem manajemen di tubuh Pertamina oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Menteri Rini diduga memasukkan orang-orang binaan kakak kandungnya, bekas Direktur Utama Pertamina periode Maret 2006 – 2009, Ari Hernanto Soemarno.

Konon, menurut sumber indoPetroNews.com yang enggan disebut identitasnya, dari titik itulah Direktur Utama Dwi Soetjipto dikepung, kewenangannya digergaji dan Pertamina digerogoti untuk memperoleh keuntungan sekelompok orang. "Dari sembilan orang Direktur, termasuk Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama, enam orang adalah kaki tangan Ari Soemarno," ucap sumber tersebut.

Bahkan, disebutkan pada Selasa malam (24/1/2017) seluruh direktur, termasuk direktur utama Pertamina dipanggil komisaris secara bergiliran. Direktur Utama, Dwi Soetjipto mendapat giliran terakhir, dari pukul 23 hingga tengah malam. Mereka semua dicecar pertanyaan-pertanyaan mengenai kisruhnya di tubuh perusahaan minyak milik negara itu.

Sehari sebelumnya, Deputi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan beberapa Direktur Pertamina dicecar oleh Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam rapat tertutup itu, DPR mempertanyakan Menteri BUMN Rini M.Soemarno, yang merusak sistem di tubuh Pertamina. “Semua aturan ditabrak Menteri Rini, ada apa?”kata anggota DPR dalam rapat tersebut.

Menanggapi peran Genk Arie Soemarno di BUMN energi tersebut, Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, berkomentar singkat, "Masuk akal sehat".

Selain itu, Yusri juga meminta Wamen ESDM Arcandra Tahar, dapat mengambil peran sebagai mediator di perusahaan plat merah itu. "Apalagi beliau sebagai Komisaris, tentu bisa membenahi hubungan antar direksi dan menormalkan kembali rentang kendali organisasi yang sehat atau proses bisnis yang benar dan transparan," kata Yusri.

Yusri juga berharap agar pihak manajemen Pertamina dapat mengatasi persoalan kilang yang terhenti beroperasi dengan tidak terencana. "Perlu ditunjuk pihak independen untuk mengaudit semua proses tata kelola di kilang tua dan baru termasuk proses tahapan operasi perawatan kilang, apakah sudah memenuhi SOP," katanya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login