IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Gubernur OPEC Indonesia : Setelah 6 Bulan, Kita Lihat Lagi Keanggotaan Kita

Gubernur OPEC Indonesia : Setelah 6 Bulan, Kita Lihat Lagi Keanggotaan Kita

Written By Indopetro portal on Monday, 16 January 2017 | 15:26

indoPetroNews- Indonesia tidak mau dalam proses menurunkan produksi walaupun produksi minyak dalam negeri turun. “Karena itu bertentangan dengan kesepakatan pemerintah dengan DPR,” Widyawan Prawiraatmadja , Gubernur Organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of Petroleum Eksportir Countries/OPEC) dari Indonesia, pada indoPetroNews.com Minggu (15/1/2017) di Jakarta.

Produksi minyak Indonesia pada 2016 sebesar 830.000 barel minyak per hari. Pada tahun 2017 ditetapkan 825.000 barel per hari. “Kita bilang (dalam sidang OPEC), kalau turunnya 5.000 barel per hari kita mau. Tetapi tidak bisa,” imbuhnya.

Menurut Widyawan, OPEC dalam mengambil satu keputusan. harus konsensus. “Bila ada satu negara anggota yang tidak sepakat, maka keputusan tidak dapat diambil,” ujarnya.

Bila kita, lanjut Widyawan, tidak legowo membekukan keanggotaan diri dari OPEC, maka tentu saja keputusan tidak dapat diambil. “Jadi, kita untuk sementara membekukan diri dari keanggotaan OPEC.

“Keputusan ini hanya berlaku selama enam bulan. Setelah itu kita lihat lagi,” katanya sembari mengimbuhkan Indonesia tidak keluar dari keanggotaan OPEC tetapi hanya membekukan.

Bisa mencairkan lagi? “Tentu bisa, he he..” jawab Widyawan, sambil tersenyum. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login