IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Ketua FSPPB Sumbagut : PGE Jangan Diberikan pada PLN

Ketua FSPPB Sumbagut : PGE Jangan Diberikan pada PLN

Written By Indopetro portal on Monday, 2 January 2017 | 22:32

indoPetroNews- Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) meminta kegiatan usaha geothermal, sebagai salah satu Energi Baru Terbarukan (EBT), tetap dikuasai oleh Pertamina melalui Pertamina Geothermal Energi (PGE).

Ketua FSPPB wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Sutrisno, di Kantor Pertamina Lhoksumawe, Aceh, Sabtu (31/12/2016) mengatakan bahwa kegiatan eksplorasi panas bumi tetap dilakukan oleh PGE dan jangan diberikan kepada pihak manapun termasuk kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Menurut Sutrisno, seperti jamak diketahui, geothermal adalah energi yang dianggap tidak akan habis dan berbeda dengan minyak dan gas bumi yang disebut-sebut tidak dapat diperbaharui lagi. "Apalagi cadangan energi fosil kita makin menipis," ujar Sutrisno.

Sementara Indonesia merupakan negara yang banyak terdapat titik panasbumi di dunia dan disebut juga sekitar 60 persen geothermal di dunia ada di Indonesia.

Oleh karena itu, jelas dia, sudah sepatutnya pengelolaan energi geothermal dilakukan seutuhnya oleh Pertamina sebagai perusahaan yang dibentuk sejak awal untuk mengelola energi nasional tanpa perlu diakuisisi oleh pihak manapun.

Terkait rencana akuisisi oleh pihak PLN, pihak FSPPB menolak langkah tersebut. Karena menurutnya, pengelolaan sumber geothermal tetap dilakukan oleh Pertamina, sedangkan PLN bisa memainkan perannya pada distribusi melalui jaringan listrik kepada konsumen.

"Karena apabila pengelolaan sumber panas bumi masuk pihak lain, maka akan berdampak tidak baik ke depan terhadap pengelolaan sumber panas bumi di Indonesia sebagai salah satu energi masa depan," ujar Sutrisno.

Selain itu, FSPPB juga meminta keterlibatan pihak perusahaan asing dalam joint venture terhadap Refinery Development Master Plant (RDMP), dalam pengelolaan kilang minyak di Indonesia, perlu dikaji ulang secara mendalam. Serta lebih dikedepankan keterlibatan pihak dalam negeri sendiri sehingga segala keuntungannya tidak keluar dari Indonesia.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah supaya untuk kegiatan migas ditingkat hulu, juga lambat laun harus dikuasai sendiri oleh pemerintah dalam hal ini adalah Pertamina. Sejatinya, setelah usai masa kontrak dengan perusahaan asing, jangan diperpanjang lagi dan dapat dikelola sendiri, pungkas Ketua FSPPB wilayah Sumbagut tersebut. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login