IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Komitmen BPI Laksanakan Mitigasi Sosial di Ujungnegoro

Komitmen BPI Laksanakan Mitigasi Sosial di Ujungnegoro

Written By Indopetro portal on Thursday, 26 January 2017 | 09:46

indoPetroNews- PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) terus menjalankan komitmennya untuk melaksanakan program mitigasi sosial di wilayah terdampak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa Tengah berkapasitas 2 x 1000 MW sebagai bagian dari pelaksanaan AMDAL.

Hari ini, bertempat di kantor Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang BPI menyerahkan dana kompensasi sosial tahap akhir kepada lebih dari 700 orang petani terdampak. Program ini telah berjalan sejak Oktober 2015 dan terbukti efektif dalam membantu perekonomian para petani.

Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita menjelaskan, penyaluran dana kompensasi sosial untuk para petani terdampak ini memang bersifat sementara. Sebagai kompensasi jangka panjang, BPI telah memberikan lahan seluas 32 hektar kepada sekitar 218 petani penggarap terdampak pada bulan Juni tahun 2016. “Setiap petani memperoleh lahan garapan seluas 1.200 m2 dan sudah ditanami. Sebagian petani juga sudah menikmati hasil panen yang bagus,” jelas Yamashita saat menghadiri langsung kegiatan pada Rabu (25/1/2017) di Batang, Jawa Tengah.

Kompensasi sosial dan lahan pengganti merupakan rangkaian program yang telah diimplementasikan BPI untuk memberikan penghasilan tambahan bagi petani terdampak pembangunan PLTU Jawa Tengah. Lahan garapan pengganti ini diberikan dengan hak pakai, sehingga para petani dapat menggarap lahan pengganti tersebut tanpa biaya sewa.

Yamashita menambahkan BPI juga berkomitmen tinggi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang telah disiapkan BPI. Diantaranya dengan memberikan pelatihan motivasi kewirausahaan seperti yang baru diimplementasikan dalam bentuk pemberian motivasi oleh pakar kewirausahaan di Jawa Tengah.

Sebagai catatan, sejak 2013 BPI telah aktif mendorong tumbuhnya Kelompok Usaha Bersama (KUB) di berbagai desa terdampak di sekitar area proyek PLTU Jawa Tengah yang saat ini berjumlah 122 KUB. Berbagai unit usaha pun digulirkan melalui KUB mulai dari usaha jasa, makanan, jasa laundry, produksi, barang kerajinan, koperasi simpan pinjam serta berbagai usaha lainnya.

Selain untuk para petani, BPI telah menjalankan berbagai program khusus untuk para nelayan seperti pemasangan rumah ikan yang berfungsi sebagai habitat buatan. Hal ini dilakukan untuk memulihkan daerah penangkapan yang kurang produktif sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh nelayan.

Presiden Direktur BPI Takashi Irie menyampaikan harapannya agar berbagai program yang telah digagas dan dilaksanakan perusahaan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh masyarakat. Program-program sosial tersebut dirancang sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah Batang dan sekitarnya.

“Kami berharap keberadaan PLTU Jawa Tengah tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan energi nasional, namun juga dapat harmonis dan selaras dengan kemajuan masyarakat disekitarnya,” ungkapnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login