IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pekan Depan Menteri Jonan Bertolak ke UEA, Pelajari PLTS

Pekan Depan Menteri Jonan Bertolak ke UEA, Pelajari PLTS

Written By Indopetronews on Friday, 13 January 2017 | 19:25

indoPetroNews- Pemerintah bertekad bulat mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) seiring dengan menipisnya cadangan dan kurangnya produksi minyak dalam negeri. Salah satu bukti keseriusan pemerintah kembangkan EBT adalah rencana lawatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, yang akan mempelajari seluk-beluk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), yang tarifnya murah.

Kunjungan kerja ini dijadwalkan pada Senin (16/1/2017). Mendampingi Menteri ESDM adalah Direktur jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir ikut bersama Jonan.

Dalam kunjungan kerja ini, Jonan akan menghadiri International Renewable Energy (IRENA) dan mempelajari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sana.

"Pak Menteri akan ke UEA untuk menghadiri IRENA dan mau lihat PLTS murah," kata Kepala Biro Komunikasi Kementerian ESDM, Sujatmiko, kepada sejumlah media, Jumat (13/1/2017) di Jakarta.

Di UEA, PLTS bisa memproduksi listrik dengan harga hanya US$ 2,99 sen/kWh alias Rp 390/kWh. Sedangkan di Indonesia, Feed in Tariff untuk PLTS mencapai US$ 15 sen/kWh atau sekitar Rp 2.000/kWh.

Sebagai pembanding, biaya pokok produksi (BPP) listrik di Indonesia saat ini sekitar Rp 1.352/kWh. Sumber energi yang paling banyak digunakan untuk kelistrikan adalah batu bara. Harga listrik dari batu bara sekitar Rp 800/kWh.

Artinya, biaya produksi listrik dari tenaga surya di UEA bahkan jauh lebih murah ketimbang listrik batubara di Indonesia.

Seperti diketahui, Menteri ESDM Ignasius Jonan merasa heran dengan harga energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia yang sangat mahal bila dibandingkan tarif listrik yang dihasilkan PLTS di UEA.

"Kalau di UEA bisa murah, kenapa bisa? Seharusnya di sini pun juga bisa," kata Ignasius Jonan, dalam satu kesempatan. Karena itu, dirinya dan beberapa pejabat Kementerian ESDM akan pergi langsung ke UEA untuk mencari tahu alasan kenapa PLTS bisa murah. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login