IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pengamat : Laksanakan RUPS, Ganti Dirut Pertamina

Pengamat : Laksanakan RUPS, Ganti Dirut Pertamina

Written By Indopetro portal on Thursday, 26 January 2017 | 09:40

indoPetroNews- Belakangan ini kinerja Pertamina disinyalir agak terganggu. Adanya perubahan struktur management Pertamina yang dilakukan oleh pemegang saham semestinya menambah akselerasi dan menambah perbaikan kinerja Pertamina. Apakah perubahan tersebut menjadikan kinerja BUMN energi tersebut menjadi lebih baik?

"Kami melihat bahwa beberapa bahkan mayoritas dari jumlah direksi sudah menunjukkan akselerasi kinerja. Yang disayangkan sekarang adalah posisi Direktur Utama yaitu Dwi Sutjipto yang justru tidak dapat menunjukkan perbaikan kinerja dan tidak menunjukkan akselerasi kerja yang lebih baik," kata Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean kepada media, Rabu (25/1/2017) di Jakarta. Hal ini menjadi masalah karena akan menghambat kinerja Pertamina.

Menurut Ferdinand, pihaknya melihat, Direktur Utama Dwi Soetjipto bermasalah dengan tim kerjanya, yaitu jajaran direksi yang lain. "Dwi sebagai Dirut mestinya bisa memimpin tim kerja yang hebat karena sekarang jajaran direksi Pertamina diduduki oleh orang-orang yang tepat dan berkinerja baik. Justru posisi Dwi Soetjipto yang tidak mampu memanage tim kerja dan diyakini akan menjadi hambatan bagi akselerasi Pertamina dalam menghadapi persaingan global kedepan," ujar Ferdinand.

Dia juga mencermati perilaku Dwi Soetjipto sebagai Dirut terlalu mengedepankan pribadinya. "Dwi layak disebut Mr One Man Show karena patut diduga sering mengambil keputusan tanpa melibatkan jajaran Direksi yang lain. Dwi mungkin lupa atau tidak paham bahwa Pertamina itu adalah perusahaan milik negara dan bukan perusahaan milik pribadi," tandasnya.

Bahkan terhadap promosi sumber daya manusia di Pertamina, imbuh Ferdinand, Dwi menerapkan kriteria yang tidak sesuai aturan, masih menggunakan kriteria suka atau tidak suka. "Ini kami dengar sendiri dari beberapa karyawan Pertamina," ujar Ferdinand sembari mencontohkan kilang-kilang minyak yang tidak dirawat dan berpotensi merugikan Pertamina hampir Rp 1 Trilliun.

Untuk menghindari semakin memburuknya kinerja Pertamina kedepan, Ferdinand mengusulkan kepada pemerintah agar segera melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mengganti Dwi Soetjipto sebagai dirut.

"Dwi tidak layak dipertahankan jika melihat performa kinerja dan terlalu sarat dengan kepentingan pribadi. Pertamina perusahaan negara yang harus dikelola dengan cermat, cekatan, akselerasi tepat dan tim kerja yang handal," tegas Ferdinand, seraya berharap Menteri BUMN segera mengambil langkah konkret terhadap posisi Dwi Soetjipto. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login