IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pengamat : Pertamina Tabrak PP 191 2014

Pengamat : Pertamina Tabrak PP 191 2014

Written By Indopetro portal on Thursday, 12 January 2017 | 18:03

indoPetroNews-  Di beberapa daerah, tidak jarang ditemukan adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). kenyataan di lapangan menunjukkan premium sering langka terutama di daerah. Akibatnya, publik tidak mempunyai pilihan kecuali harus bemigrasi ke Pertalite atau Pertamax dengan harga yang jauh lebih mahal. Demikian diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman.

“Jelas ini pelanggaran Pertamina terhadap Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014,” kata Yusri kepada sejumlah media, Kamis (12/1/2017) di Jakarta. Pada saat bersamaan, BBM untuk industri juga mengalami kenaikan yang otomatis akan berpengaruh pada naiknya harga jual barang kepada masyarakat.

Sebenarnya, imbuh Yusri, potensi kerugian Pertamina dapat diminimalkan dengan pembelian minyak mentah dan BBM langsung ke produsen dan kilang di luar negeri.

“Bukan melalui trader yang masih tetap dilakukan oleh Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina. Kemudian mengurangi tingkat prosentase kehilangan minyak dalam tahap transportasi dari kapal ke kilang dan depo BBM, dan segera meng-upgrade kilang dengan Refinery Development Masterplan Program (RDMP) supaya kilang lebih efisien kinerjanya. Dengan efisiennya kilang maka otomatis Biaya Pokok Produksi (BPP) menjadi rendah,” tandas Yusri. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login