IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Permintaan BBM Negeri Tirai Bambu Menanjak

Permintaan BBM Negeri Tirai Bambu Menanjak

Written By Indopetro portal on Friday, 13 January 2017 | 19:44

indoPetroNews- China National Petroleum Corp (CNPC) mengeluarkan pernyataan tentang proyeksi peningkatan permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di negerinya. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) negeri Tirai Bambu tersebut menyatakan bahwa impor minyak mentahnya akan naik 5.3% ke total 396 juta ton (sekitar 8 juta bph) pada 2017. Hal ini selaras dengan peningkatan konsumsi BBM di negeri Tirai Bambu tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Marketwatch, Jumat (13/1/2017) China telah mengimpor sekitar 7,9 juta barel minyak mentah per hari pada bulan November, sedikit lebih dari 70 persen dari total permintaan minyak mentah global.

Administrasi Umum China melaporkan terjadi pertumbuhan impor minyak mentah sebesar 18,3 persen (year-on-year) pada bulan November. Permintaan China untuk minyak mentah dapat terus meningkat dalam jangka dekat karena produksi dalam negeri anjlok secara signifikan.

Sementara itu meskipun Strategic Petroleum Reserve (SPR) China terus terisi, pemerintah China menambah investasi pada kapasitas penyimpanan ekstra dan infrastruktur energi. Menurut konsultan energi di Energy Aspects, untuk jangka pendek tidak ada batas untuk kapasitas penimbunan minyak mentah SPR.

Pada 2017, pasar tampaknya akan melihat rally harga minyak mentah ke level 60 dolar AS karena OPEC akan terus menindaklanjuti kesepakatan pemotongan produksi. Tetapi dalam jangka menengah, investor minyak harus tetap mengawasi stabilitas permintaan minyak mentah China, regulasi penyulingan independen dan prospek pertumbuhan ekonomi kekuatan ekonomi kedua terbesar dunia tersebut.

Sebagai catatan, pada awal 2016, Michael Meidan, seorang analis yang berbasis di London, memperkirakan akan terjadi penurunan permintaan China dari 100.000 barel per hari menjadi 300.000 barel per hari untuk paruh kedua 2016.

Meskipun tidak ada yang sepenuhnya mengetahui sepenuh apa tangki-tangki di SPR China benar-benar, Energy Aspects memperkirakan ada 150 juta barel kapasitas komersial tambahan akan dibangun karena penyuling yang independen kini diizinkan untuk mengimpor minyak mentah asing.

Pasar minyak tidak dapat menutup mata pada perubahan sikap Beijing terhadap penyuling independen yang lebih kecil karena mereka berpotensi untuk membangun atau justru menghancurkan permintaan minyak mentah Negeri Tirai Bambu tersebut. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login