IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Wamen ESDM : Tidak Semua Sektor Dirugikan dengan Anjloknya Harga Minyak

Wamen ESDM : Tidak Semua Sektor Dirugikan dengan Anjloknya Harga Minyak

Written By Indopetro portal on Tuesday, 17 January 2017 | 10:09

indoPetroNews- Fluktuatifnya harga minyak mentah di pasar dunia, selain membawa pengaruh yang merugikan juga membawa berkah dan kentungan. Apa berkahnya?

"Tidak semua sektor minyak dan gas bumi (migas) dirugikan oleh turunnya harga migas ini. Sektor hilir migas justru diuntungkan dan menuai berkah," kata Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral.(ESDM), Arcandra Tahar, dalam satu diskusi pada Senin (16/1/2017) di Jakarta. Rendahnya harga migas membuat biaya pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Gas (BBG), dan bahan baku industri petrokimia menjadi lebih murah.

Sejak 1 Januari 2016, pemerintah juga telah menerbitkan kebijakan untuk menurunkan harga gas bagi industri, terutama bagi industri pupuk. "Konsumen minyak di Indonesia terbesar di sektor transportasi, rumah tangga, dan industri (sekitar 87 prosen)," katanya.

Sedangkan, konsumen gas terbesar adalah sektor industri dan kelistrikan (85 prosen). Dengan turunnya harga minyak mentah maka berarti semakin memangkas biaya energi.

Lebih jauh dia mengutarakan, tidak ada satu negara maju pun yang bisa mendikre harga minyak. Hal tersebut sebagai faktor eksternal yang harus dihadapi bersama. Tidak ada satupun negara memiliki posisi dominan yang bisa mempengaruhi pasar secara sepihak," tandas Arcandra.

Saat harga menurun, Arcandra mengetahui iklim dunia usaha sektor migas juga mengalami perlambatan. Bahkan komoditas minyak bumi sudah tidak menjadi populer lagi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Kondisi usaha kegiatan migas nasional pada beberapa tahun terakhir pada titik terendah," ungkap Arcandra.

Pemerintah pun mencari cara agar sektor migas harus terus berkembang ditengah anjloknya harga minyak bumi. Arcandra pun berpendapat ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjadikan bisnis migas ini kembali semarak. Misalnya melalui revisi UU Migas dan menggulirkan perubahan skema PSC dengan Gross Split. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login