IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » eSPeKaPe Jagokan Iwan Ratman Jadi Dirut Pertamina

eSPeKaPe Jagokan Iwan Ratman Jadi Dirut Pertamina

Written By Indopetro portal on Tuesday, 28 February 2017 | 21:49

indoPetroNews- Eks karyawan Pertamina yang berhimpun dalam wadah Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) mengharapkan pucuk pimpinan PT Pertamina (Persero) adalah orang yang mengerti masalah perminyakan.

"Jangan pula orang perkebunan diminta untuk membenahi tata kelola minyak dari hulu hingga hilir," kata Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe), Binsar Effendi Hutabarat kepada indoPetroNews.com Selasa (28/2/2017) di salah satu hotel berbasis syariah di Jakarta Pusat. Track record dalam perminyakan sangat penting karena tantangan bisnis minyak yang makin besar.

Menurut Binsar Effendi Hutabarat, apa yang telah terjadi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi baru-baru ini selayaknya dapat diambil pelajaran sehingga tidak mengulang kesalahan yang sama. Oleh karena itu, ia memberikan beberapa kriteria figur ideal Direktur Utama (Dirut) Pertamina. "Selain harus profesional dan memiliki kapabilitas juga menguasai dan memiliki pengalaman bisnis minyak dari hulu sampai ke hilir," tandas Binsar Effendi Hutabarat, seraya mengimbuhkan juga harus berpengalaman bekerja di perusahaan migas internasional.

Dengan kriteria tersebut, seorang Dirut mampu membawa perusahaan berkompetisi dengan perusahaan migas lain di dunia internasional tetapi menguasai persoalan dalam negeri serta mampu menciptakan iklim kinerja yang berbasis dan berorientasi profit. Oleh karena itu, pihak eSPeKaPe mensupport kandidat seperti Iwan Ratman menjadi Dirut Pertamina. "Beliau memiliki segudang pengalaman soal minyak dari hulu-hilir. Ia juga seorang profesional," kata Binsar Selain itu, ungkap Binsar Effendi Hutabarat.

Sementara itu, Iwan Ratman, yang dijagokan pihak eSPeKaPe, mengatakan dirinya menyatakan siap jika memang dibutuhkan oleh negara. Dengan pengalamannya, dia optimis dapat membawa Pertamina menjadi The World Class Energy Company. "Itulah visi kita," katanya kepada indoPetroNews.com Selasa (28/2/2017) di Jakarta.

Pria yang pernah berkiprah di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ini telah menyiapkan beberapa program untuk Pertamina, yaitu Program Utama yang terdiri dari:
Pertama, menjadikan Pertamina sebagai “Power House Energy” milik bangsa sehingga menjadi “mesin pencetak uang bagi negara".

Kedua, menitikberatkan pada bisnis hulu migas sebagai “profit center” (Eksplorasi dan Produksi) baik di wilayah kerja dalam negeri maupun luar negeri. Target pendapatan dari bisnis hulu adalah 70% dari total pendapatan perusahaan.

Ketiga, mengembangkan energi alternatif seperti: biodiesel, energi angin, energi hidrogen, energi panas matahari, energi kelautan, dan energi baru dan terbarukan (EBT) lainnya.

Keempat, melakukan perubahan mendasar pada 2 hal pokok, yaitu hal-hal yang menyangkut semua rencana bisnis harus bertujuan ekonomis. Selain itu, melakukan perubahan perilaku organisasi secara drastis dan berkesinambungan. "Kita juga mentargetkan keuntungan pada 2017-2018 sebesar US$ 4 Milyar. Juga melakukan sweating the asset: Doubling Asset to Revenue Ratio," kata Iwan. Selain itu juga melakukan Financial Engineering and Recapitalized Asset to be Project Financing Collateral.

Iwan juga memaparkan misinya yang terangkum dalam rencana bisnis.

Pertama, bisnis hulu Migas sebagai “Main Profit Center”. Strategi yang dirancang adalah memastikan Pertamina mendapatkan Wilayah Kerja (WK) Produksi yang telah habis masa kontrak dan masih mempunyai prospek ekonomis. Disamping itu, memastikan Pertamina untuk mengikuti tender WK yang berprospek bagus sehingga dapat mengurangi resiko kegagalan Eksplorasi yang membutuhkan biaya besar. Hal lainnya adalah memastikan Pertamina mengembalikan WK yang “idle” kepada Pemerintah terutama WK yang sama sekali belum digarap karena pertimbangan ekonomis. Strategi lain yang bakal dibangun adalah menggiatkan Pertamina dalam kegiatan ekplorasi untuk meningkatkan cadangan migas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sedangkan untuk sektor hilir, Iwan juga telah mengantongi beberapa langkah strategi jitu. Diantaranya, menjadikan Kilang Pengolahan (Refinery) unit bisnis yang berorientasi laba (profit center. Hal lainnya adalah membangun kilang baru untuk meningkatkan kapasitas nasional dengan strategi, yaitu; Kilang Baru dirancang dengan kompleksitas tinggi dan Berintegrasi dengan Petrochemical Complex Plant. Disamping itu, juga melibatkan Crude Oil Provider untuk dapat berpartisipasi dalam investasi.

Strategi lainnya adalah membentuk Direktorat Energi Baru dan Terbarukan/Gas yang berfokus pada pengembangan bisnis gas alam, geothermal, dan power plant. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login