IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harga Minyak Anjlok Kuwait Diproyeksi Defisit US$ 25,9 Miliar

Harga Minyak Anjlok Kuwait Diproyeksi Defisit US$ 25,9 Miliar

Written By Indopetronews on Wednesday, 1 February 2017 | 17:27

indoPetroNews- Negara-negara kaya minyak tergerus defisit anggaran. Pasalnya, fluktuasi harga minyak yang hinggi awal Februari ini tidak kunjung stabil.

"Perkiraan defisit 7,9 miliar dinar (US$ 25,9) untuk tahun anggaran mendatang. Ini dimulai 1 April 2017 hingga 31 Maret 2018," kata Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh, Rabu (31/1/2017).
.
Proyeksi tersebut, katanya, dibuat dengan asumsi harga minyak selama tahun anggaran selanjutnya US$ 45 sebarel. Proyeksi defisit US$ 25,9 miliar itu juga berdasarkan kontribusi sektor minyak dan gas bagi devisa negara dalam tahun anggaran sekarang hanya sepuluh persen.

Untuk anggaran pada tahun depan, Kuwait merencanakan pengeluaran sebesar 19,9 miliar dinar dan pemasukan 13,3 miliar dinar.

Dia juga menuturkan pemerintah Kuwait tetap pada rencana untuk menerbitkan obligasi internasional untuk mengatasi defisit. Sayangnya, Saleh enggan menyebut waktunya.

Sebagai catatan, pada November tahun silam, Saleh menyatakan pemerintah akan menerbitkan obligasi internasional senilai US$ 9,8 miliar awal tahun ini.

Lebih jauh Saleh memaparkan proyeksi defisit US$ 25,9 miliar itu akan ditutupi dengan devisa serta penerbitan obligasi domestik dan internasional. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login