IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Ketum eSPeKaPe : Bebaskan Pertamina Dari Politisasi

Ketum eSPeKaPe : Bebaskan Pertamina Dari Politisasi

Written By Indopetro portal on Thursday, 9 February 2017 | 14:02

indoPetroNews- Kriteria jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) di masa mendatang harus ketat dan berpola.

"Agar tidak lagi terjadi penunjukkan governance yang rentan diwarnai kepentingan jangka pendek dan parsial, maka Pertamina harus mampu keluar dari praktik yang selalu saja mengedepankan kepentingan jangka pendek serta sarat politisasi," kata Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) Binsar Effendi Hutabarat kepada wartawan, Rabu (8/2/2017) di Jakarta.

Dirut Pertamina definitif, menurut kriteria yang diajukan eSPeKaPe, haruslah ahli migas dan menguasai manajemen energi. Bersih dari KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), anti transaksional dan mafia migas. Juga bersih dan berintegritas, serta transparan, akuntabel dan profesional.

“Semua ini harus sesuai dengan yang diharapkan Presiden Jokowi untuk Pertamina bisa mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat dengan menerapkan harga jual BBM yang sama serta dapat memberi kontribusi untuk sebesar-besarnya pemasukan pendapatan negara dengan menerapkan skema product sharing contract (PSC) gross split yang tidak lagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbebani terus oleh cost recovery dan yang terdahulu pernah dialami oleh kami saat masih aktif berdasarkan UU No. 8 Tahun 1971 tentang Pertamina,” tandas Binsar Effendi Hutabarat.

Saat ditanyakan figur atau sosok siapa yang bisa diajukan dan diandalkan, Binsar Effendi pun menjawab, "Bisa saja diajukan nama Ahmad Faisal yang mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina yang lulusan Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB). Sekalipun saat mundur karena baru 3,5 tahun menjadi Direktur Pemasaran dan Niaga beralasan merasa lelah dan mau istirahat, namun jika untuk “menyelamatkan” Pertamina demi kepentingan bangsa dan negara, tidak menutup kemungkinan menerimanya".

Dia juga menyatakan, Ahmad Faisal sendiri dalam meniti karir di Pertamina dan sebelum menjabat Direktur Pemasaran dan Niaga, tercatat mulai mengabdi sejak dari Divisi Humas, kemudian General Manager Pertamina Unit Pemasaran (UPms III), General Manager Gas Domestik, Kepala Divisi BBM Direktorat Hilir, serta Deputi Pemasaran dan Niaga Pertamina. Jadi, selain dari internalnya sendiri, juga pengalaman dan kinerjanya bisa dibilang mumpuni.

"Sekarang, berpulang kepada Presiden Jokowi untuk memilih dan menetapkannya, karena Pemerintah punya saham 100 persen di Pertamina”, tandas Binsar Effendi. (Sofyan) 
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login