IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Kantongi Sertifikasi SNI

Pertamina Kantongi Sertifikasi SNI

Written By Indopetro portal on Tuesday, 7 February 2017 | 13:19

indoPetroNews- Seiring dengan misi menjadi perusahaan pelumas kelas dunia, PT Pertamina Lubricants, dengan berbagai produk unggulannya, berkomitmen untuk memberikan produk dengan kualitas terbaik untuk konsumen di berbagai segmen di Indonesia maupun luar negeri. Hal tersebut dibuktikan dengan upaya Pertamina Lubricants dalam mendaftarkan produk-produknya ke Balai Sertifikasi Industri (BSI) untuk memperoleh SPPT SNI (Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI) di mana perusahaan berhak untuk mencantumkan logo SNI (Standar Nasional Indonesia) pada setiap kemasan produknya. Demikian disampaikan Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Gigih Wahyu Hari Irianto pada Ngobrol Bareng Santai (Ngobras) SNI pada Selasa (7/2/2017) di Kantor BSN Jakarta.

Saat ini, lanjutnya, Pertamina Lubricants telah proaktif mensertifikasikan SNI pada produk pelumas unggulannya sejak tahun 2013. Pertamina Lubricants sudah mengantongi sertifikasi SNI untuk berbagai varian produk pelumas di segmen otomotif dan industri termasuk Fastron, Prima XP, Enduro 4T, Meditran SX dan Turalik.

“Seiring dengan banyaknya inovasi dan pengembangan produk terbaru, Pertamina Lubricants kembali mengajukan proses sertifikasi SNI produk pelumas lainnya dan siap menjalanan proses proses uji produk meliputi mutu, keselamatan, keamanan, teknis, kesehatan, manejemen lingkungan dan aspek lainnya secara ketat,” ujar Gigih Wahyu Hari Irianto, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants.

Atas konsistensinya dalam menerapkan SNI tersebut maka pada tahun 2011, 2012, 2015 dan 2016 meraih penghargaan dari Pemerintah RI, SNI Award. Penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pertamina Lubricants untuk menghasilkan produk pelumas nomor 1 di dunia dan menjadi kebanggaan Indonesia. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengedepankan kualitas produk dan kepuasan pelanggan,” tegas Gigih yang juga Ketua Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia.

Keberhasilan Pertamina Lubricants tersebut, tentunya juga ditunjang dengan sumberdaya baik human capitaltechnologyknowledgefinancialproduction facility dan R&D yang andal, produk Pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional baik berupa approval dari badan-badan uji pelumas International seperti API, ACEA, JASO, dari Original Engine Manufacturer (OEM) seperti Daimler Chrysler, Mercedes Benz, Toyota, Honda, Suzuki dan yang terbaru telah menjadi technical partner pabrikan Super Car ternama Automobile Lamborghini.

Selain itu, produk pelumas Pertamina seperti FastronSynthetic Oil sudah bersertifikasi API SN dan ILSAC GF5 yang merupakan sertifikasi API SN (American Petroleum Institute) terbaru untuk motor oils. Sertifikat GF-5 diberikan langsung oleh ILSAC, yakni International Lubrication Standard and Approval Committee yang merupakan gabungan para pabrikan mobil dunia. GF-5 mensyaratkan kemampuan-kemampuan atau aspek baru tentang performa pelumas yang sebelumnya tidak disyaratkan. Teknologi dengan sertifikasi ini dapat melindungi mesin dan membantu menghemat bahan bakar serta bersahabat dengan sistem pengendali emisi gas buang kendaraan.

Sementara itu, Kepala Pusat Perumusan Standar BSN, I Nyoman Supriyatna menjelaskan, SNI ini menetapkan persyaratan mutu yang dinyatakan dalam spesifikasi karakteristik fisika kimia dan spesifikasi parameter unjuk kerja untuk minyak lumas motor bensin 4 (empat) langkah sepeda motor.

Nyoman melanjutkan, pengertian minyak lumas motor bensin 4 langkah sepeda motor adalah pelumas cair hasil proses pencampuran minyak lumas dasar yang berasal dari minyak bumi (mineral), minyak lumas dasar ulang dan bahan lainnya termasuk bahan sitentik ditambah aditif, yang dipergunakan untuk tujuan pelumasan motor bensin 4 langkah sepeda motor.

“Salah satu bahan utama minyak lumas motor bensin 4 langkah sepeda motor adalah minyak lumas dasar mineral yang berasal dari hasil pengolahan minyak bumi yang digunakan untuk pembuatan minyak lumas dan minyak lumas dasar sintetik yang berasal dari hasil reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan karakter terencana dan terukur yang digunakan untuk pembuatan minyak lumas,” jelas Nyoman.

Penetapan SNI minyak pelumas didasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pertimbangan perlindungan konsumen dari beredarnya minyak pelumas yang tidak aman. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login