IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Tata Kelola Industri Migas Harus Efisien

Tata Kelola Industri Migas Harus Efisien

Written By Indopetronews on Monday, 13 February 2017 | 09:40

indoPetroNews- Tantangan terbesar industri minyak dan gas bumi (migas) di tengah fluktuasi harga minyak dunia adalah bagaimana mengefisienkan kinerja dan tata kelola perusahaan.

"Kita sebetulnya banyak membantu PT Pertamina dalam aspek efisiensi manajemen migas," kata Rektor Universitas Pertamina (UP), Akhmaloka kepada media, disela-sela acara puncak Dies Natalis 1 yang diselenggarakan pada Sabtu (11/2/2017) di Jakarta. Tata kelola fosil fuel harus efisien dengan manajemen yang baik.

Selain itu, diharapkan mulai memanfaatkan dan mengembangkan sumber-sumber energi baru dan terbarukan (EBT). "Concern kita di Universitas Pertamina (UP) ini adalah sebetulnya banyak membantu PT Pertamina dalam aspek efisiensi manajemen migas," terangnya.

Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga memaparkan, pihak UP saat ini pun juga akan mengembangkan beberapa riset EBT. "Kita harapkan nantinya hasil riset-riset tersebut bisa dipakai di industri migas," katanya.

Lebih jauh Akhmaloka mengemukakan bahwa para mahasiswa UP dididik dan diproyeksikan untuk menjadi seorang sarjana plus. "Problem di perguruan tinggi sekarang adalah apa yang di dalam kadang tidak pas dengan apa yang apa yang dibutuhkan dunia industri. Saat mereka lulus dari perguruan tinggi dan memasuki lapangan dunia industri, mereka tidak siap. Ada gap antara apa yang ada dalam perguruan tinggi dengan dunia industri. UP lahir untuk menjawab tantangan tersebut," tegasnya.

Tentu kita tahu relatif lebih banyak dibanding perguruan tinggi yang lain. Apalagi perguruan tinggi swasta. "Kita juga berikan dalam kurikulum seperti magang selama 6 bulan yang akan disupport oleh Pertamina dan semua anak perusahaannya," tandasnya.

Sebagai pucuk pimpinan UP, dia mentargetkan UP memeroleh akreditasi B. Karena kalau hanya dapat C maka akan susah bersaing. Pihaknya saat ini tengah berupaya keras dan membuka jaringan kerjasama dengan institusi perguruan tinggi lain di luar negeri.

"Ada lebih dari 6 perguruan tinggi luar negeri yang telah menandatangani kerjasama dalam pertukaran mahasiswa," paparnya. Di antara keenam perguruan tinggi ada di Belanda, Paris, Perancis dan Malaysia dan Jepang.

Universitas Pertamina, merayakan Dies Natalisnya ke pertama. Beberapa rangkaian kegiatan telah diselenggarakan. Mulai dari seminar hingga berbagai ragam lomba, seperti tarik tambang, futsal, charity run dan pementasan musik.

Panitia sekaligus dosen UP, Ari Rahman dan Farah mengatakan peringatan Dies Natalis UP kali ini mengusung tema Cinta UP. “Sebelum kita bisa memberikan sesuatu ke orang lain, kita harus terlebih dahulu mengenali diri sendiri, baru kita berkontribusi ke orang lain,” katanya, yang kemudian diiamini oleh Farah, seraya mengimbuhkan bahwa Cinta itu akronim dari Cendikia, Integritas, Nasionalisme, Toleran, dan Aktif. Seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis ini mencerminkan 5 kata tersebut. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login