IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Wamen ESDM dan SKK Migas Tagih Komitmen Pasti Kontraktor KKS Eksplorasi

Wamen ESDM dan SKK Migas Tagih Komitmen Pasti Kontraktor KKS Eksplorasi

Written By Indopetronews on Friday, 24 February 2017 | 09:34

indoPetroNews- Upaya untuk mempercepat produksi minyak dan gas bumi (migas) pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Eksplorasi Migas untuk segera menyelesaikan komitmen pekerjaan yang telah disepakati dengan peraturan yang ada.

"Tidak ada aturan atau hukum yang sempurna. Namun hakim yang bijak lebih baik dibandingkan hukum yang sempurna," kata Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, dalam acara Arahan Wakil Menteri ESDM Terkait Pemenuhan Kewajiban Komitmen Pasti di Wilayah Kerja Eksplorasi yang dilaksanakan pada Kamis (23/2/2017) di City Plaza Lt.9, Jl. Gatot Subroto, Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Wakil Kepala SKK Migas, MI Zikrullah, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas), IGN Wiratmajapuja dan undangan para Kontraktor KKS.

Menurut Wamen Arcandra, pemerintah, selain menyadari adanya kendala internal perusahaan (persoalan dalam mencari uang --meminjam istilah Wamen) juga berusaha untuk bijak dan tegas menghadapi Kontraktor KKS dalam proses eksplorasi wilayah kerjanya. "Tetapi kita tegaskan bagi Kontraktor KKS yang melanggar komitmen yang telah disepakati untuk mengembalikan WK nya pada negara. Kalau komitmen dilanggar, akan kita cabut WK nya," kata Arcandra.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen membuka dialog satu-persatu dengan para Kontraktor KKS yang telah memiliki Wilayah Kerja Migas konvensional. "Kita akan berkenalan," ucapnya, sembari menyebutkan beberapa nama Wilayah Kerja. Wamen pun meminta perwakilannya untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. Setelah mendengarkan persoalan yang dihadapi, Wamen pun memberikan solusi. Wamen juga mentargetkan waktu penyelesaian pemboran, survei hingga eksplorasi kepada para Kontraktor KKS.

Sebelum acara rehat pada pukul 10.39 WIB, Wamen Arcandra menerangkan bahwa dialog ini bukan dimaksudkan untuk memberikan punishment 100%. "Kita harapkan ada keseriusan antara pemerintah dan para kontraktor dalam melaksanakan komitmen pekerjaannya. Dan harus sesuai dengan aturan," kata Arcandra, seraya menambahkan bila ada diantara para kontraktor yang tidak mampu hendak secara gentlemen mengatakannya. Pertemuan lanjutan acara ini, kata Wamen, akan diadakan sebulan atau duabulan lagi untuk melihat up date progressnya.

Sementara nama Wilayah Kerja Migas Konvensional yang diminta Wamen Arcandra untuk memaparkan persoalan yang tengah dihadapinya, sebagian diantaranya adalah East Seruway, Puri Petroleum, South Betung, Semai III, Bungamas, Buyung, Sebatik dan lain-lainnya. Sedangkan Wilayah Kerja Migas Non Konvensional, diantaranya adalah GMB Melak Mendung III, GMB Kuala Kapuas, GMB Muralim, GMB West Sanga Sanga I, GMB Air Komering, GMB Bontang Bengalon dan lain lainnya.

Dalam acara Arahan Wamen ESDM ini hadir 69 pemegang Wilayah Kerja. "Ada 67 pemegang WK yang hadir," kata Wakil Kepala SKK Migas, MI Zikrullah, dalam sambutannya.

Menurut Zikrullah, saat ini terdapat 294 Wilayah Kerja Migas. 194 Wilayah Kerja masuk dalam tahap eksplorasi. Sebanyak 104 Wilayah Kerja yang aktif. Sedangkan Wilayah Kerja yang non konvensional terdapat 52 Wilayah Kerja. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login