IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » eSPeKaPe Nilai Elia Manik Tidak Kompeten jadi Dirut Pertamina

eSPeKaPe Nilai Elia Manik Tidak Kompeten jadi Dirut Pertamina

Written By Indopetronews on Wednesday, 15 March 2017 | 15:03

indoPetroNews- Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina Pensiunan (eSPeKaPe) menyayangkan jika benar Elia Massa Malik akan didapuk menjadi Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero). Pasalnya, selain tidak berkompeten, mantan Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, juga disebut-sebut sebagai orangnya Menko Kemaritiman.

"Kita sangat menyayangkan jika benar Elia Manik akan dilantik jadi Dirut Pertamina. Sebab Elia bukanlah ahli minyak dan gas bumi (migas). Elia bukan orang profesional di bidang migas. Elia juga miskin pengalaman sejarah, keadaan dan karakter BUMN Migas. Maka sangatlah jauh panggang dari api jika dia akan mampu mengelola perusahaan sebesar Pertamina yang sedang menuju menjadi World Class Company,” kata Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) Binsar Effendi Hutabarat, dalam keterangan tertulisnya yang diterima indoPetroNews.com Rabu (15/3/2017) di Jakarta.

Menurut Binsar Effendi lagi, sebenarnya eSPeKaPe dan Persatuan Organisasi Purnakarya Pertamina (POPP) telah memberikan beberapa kriteria yang pantas untuk menjadi Dirut Pertamina. Surat POPP tertanggal 28 Februari 2017 lalu sudah dikirimkan kepada Presiden Jokowi, termasuk dikirim juga kepada Wakil Presiden M Jusuf Kalla, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Komisaris Utama Pertamina Tantri Abeng. Bahkan surat tersebut telah dititipkan kepada Staf Khusus Presiden Sukardi lRinakit.

“Kriteria dari pensiunan Pertamina dimaksud agar Pertamina tidak menjadi kuda troya politik terus menerus,” ungkapnya.

Binsar Effendi yang Ketua Dewan Penasehat Mabes Laskar Merah Putih (LMP) mengatakan, “Apa pengalaman Dwi Sutjipto yang dicomot dari Dirut PT Semen Indonesia Tbk oleh Menteri BUMN Rini Sumarno untuk jadi Dirut Pertamina waktu itu, lalu dicopot sesukanya di tengah jalan hanya gara-gara disharmonis dengan Wadirut Pertamina Ahmad Bambang yang juga ikut dieksekusi. Apa masih belum menjadi bukti?”

Sementara itu, menurut Jurubicara Persatuan Organisasi Purnakarya Pertamina (POPP) Teddy Syamsuri, adalah Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, yang santer dikabarkan menjadi Dirut Pertamina sejak medio Februari lalu. Elia Manik juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Elnusa Tbk dari Juni 2011 hingga Mei 2014, dan menurut sumber tersebut merupakan orang dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Prestasinya menurut Teddy yang aktif di komunitas Pelaut Senior, Elia sebagai Dirut PTPN III yang merupakan holding (induk usaha) dari 14 perusahaan perkebunan negara tercatat mampu mengelola jumlah karyawan sekitar 139 ribu orang. “Dan ketika Elia menjabat Dirut Elnusa, dia berhasil memecat atau merumahkan sebanyak 178 orang, karena kedapatan tidak jujur. Hanya itu yang publik bisa ketahui, prestasi lain tidak diketemukan,” tuturnya.

Teddy Syamsuri juga memberikan klarifikasi atas protes keras dari para pimpinan pensiunan Pertamina. Sebab ungkapnya, mereka terpanggil secara moral sebagai suatu kewajiban dan tanggungjawab selaku mantan karyawan yang telah membesarkan dan memajukan Pertamina dengan kerja kerasnya. Mereka bukanlah laskar tak berguna, mereka adalah asset potensial di Pertamina untuk Pertamina tetap ada sampai mereka ajal sekalipun.

“Itulah sebabnya diulangtahun satu dasawarsanya eSPeKaPe pada 2011, dicetuskanlah komitmen kawal Pertamina harga mati”, ujarnya.

Terlebih lagi menurut Teddy yang juga Ketua Umum Lintasan 66, “Para pemimpin organisasi pensiunan Pertamina adalah aktivis Angkatan 1966. Ada yang pernah menjadi Ketua Umum DPP Laskar Arief Rachman Hakim 1966, ada yang sampai saat ini menjadi Ketua FKB KAPPI 66”.

“Tentu dalam jiwa dan semangatnya akan tetap konsisten jika Pertamina tak boleh melenceng dari konstitusi negara. Tentu juga Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan yang tokoh sentral KAPI Angkatan 1966 Bandung tetap berjiwa dan bersemangat yang sama seperti jiwa dan semangatnya Samuel Parantean dan Binsar Effendi Hutabarat,” tandasnya.

Sementara Ketua Umum Organisasi Pejuang Pensiunan Pertamina (OP3) Samuel Parantean mengeluhkan jika sampai terpilih Elia Manik menjadi Dirut Pertamina. “Ini sama artinya sopir bajaj disuruh menerbangkan pesawat udara, pasti nyungsep dan pasti hancur”.

Menurut Samuel sikap OP3 sama dengan eSPeKaPe, “Jangan hendaknya Pertamina selalu dijadikan kelinci percobaan dan kuda troya politik lagi. Mohon berpikirlah buat kepentingan bangsa dan negara, serta juga buat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mohon berpikirlah dengan matang untuk ibu pertiwi dan merah putih wahai penentu kebijakan,” katanya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login