IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » FSPPB Ingatkan Tantangan Dirut Pertamina Sangat Besar

FSPPB Ingatkan Tantangan Dirut Pertamina Sangat Besar

Written By Indopetro portal on Saturday, 25 March 2017 | 15:15

indoPetroNews- Dengan telah ditetapkannya Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) yang baru Ellia Massa Manik berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor 52/MBU/03/2017 tanggal 16 Maret 2017, maka sejak saat itu yang bersangkutan secara resmi menjadi Dirut Pertamina. Semua kegiatan di Pertamina menjadi tanggung jawab Ellia Massa Manik sepenuhnya.

"Dengan track record yang ada FSPPB meragukan kemampuan Bapak Massa untuk membawa Pertamina lebih baik ke depan.
Harus diakui saat ini Pertamina sedang dalam prestasi yang bagus dengan profit 3,2 milyar dollar walau dalam terpaan badai kepemimpinan," kata Noviandri, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Sabtu (25/3/2017) di Jakarta. Dia menambahkan, tidak lama setelah dilantik menjadi Dirut Pertamina, Massa dengan inisiatif mengundang pengurus FSPPB untuk berdiskusi bagaimana bersama sama membuat Pertamina lebih baik.

"Beliau paham bahwa unsur pekerja tidak bisa ditinggal dalam meraih prestasi, profit perusahaan, karena pekerjalah yang melakukan semua operasional tersebut sementara direksi membuat kebijakan. FSPPB menyambut baik komunikasi yang di bangun oleh Dirut dengan menempatkan pekerja dan FSPPB sebagai stakeholder yang strategis untuk mencapai visi Pertamina ke depan," kata Noviandri. Pihaknya juga mengingatkan bahwa tugas dan tantangan Dirut sangat berat karena harus mengelola kesolidan semua direksi yang sempat gamang karena adanya kesan 2 matahari kembar.

Menurut dia, menjaga kekompakan direksi yang ada keharusan mutlak bila tidak ingin gagal dalam menjalankan tugas sebagai Dirut. "FSPPB mendukung semua langkah Dirut dan jajaran Direksi Pertamina untuk berbuat lebih baik, lebih kreatif untuk perusahaan sehingga perusahaan migas nasional ini menjadi kebanggaan bangsa," tandas Noviandri. Dalam diskusi tersebut, ungkapnya, pihak FSPPB juga menyampaikan perjuangan FSPPB, seperti bagaimana Dirut harus bekerja keras melobby pemerintah sehingga interest di Blok Mahakam tidak berkurang lagi.

"Nyaris 6 tahun lebih FSPPB bersama elemen masyarakat lainnya berjuang untuk mendapatkan agar Blok Mahakam 100% ke Pertamina. FSPPB juga meminta kepada Dirut yang baru untuk mengkaji ulang project RDMP dengan skema JV," katanya. Saat ditanyakan respon Dirut soal tuntutan mengkaji ulang project RDMP dengan skema JV, Massa, kata Noviandri berjanji akan melakukan apa yang diharapkan oleh FSPPB.

Noviandri juga mengungkapkan bahwa penetapan Dirut baru tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pergantian beberapa pejabat di Pertamina. "Saya rasa tidak ada kaitannya. Pergantian hal normal karena ini merupakan langkah pembinaan sehingga pekerja Pertamina secara holistik mengetahui bisnis Pertamina," ujar Noviandri. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login