IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » FSPPB Tolak Skema JV Kilang Existing

FSPPB Tolak Skema JV Kilang Existing

Written By Indopetro portal on Wednesday, 1 March 2017 | 15:43

indoPetroNews- Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar aksi Siaga dan Doa Bersama pada Rabu (1/3/2017) di lapangan parkir kantor Pertamina Pusat, Jakarta. Aksi ini diikuti oleh pekerja Pertamina dari seluruh Indonesia menyuarakan aspirasi penolakan pelaksanaan Refinery Development Master Plan (RDMP) dengan skema Joint Venture (JV) pada aset kilang-kilang existing.

"Kita menolak karena skema JV akan menyebabkan hilangnya kedaulatan dalam pengelolaan energi untuk negeri," kata Noviandri, Presiden FSPPB kepada wartawan.

Aksi ini juga menyuarakan penolakan upaya unbundling bisnis Pertamina dalam bentuk apapun sebagai bagian dari komitmen pekerja dalam upaya membangun kedaulatan pengelolaan minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Mereka juga meminta pemerintah meninjau kembali PP Nomor 72 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada BUMN karena bertentangan dengan UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 19 tentang BUMN serta membuka peluang pengalihan kekayaan negara, dan mengubah BUMN menjadi swasta tanpa kendali DPR.

Poin yang juga digaungkan adalah dukungan program Refinery Development Master Plan (RDMP) dan menolak skema pembiayaan melalui Joint Venture (JV). "Skema JV akan menghilangkan kedaulatan pengelolaan energi untuk negeri," kata Noviandri.

Pihaknya, lanjut Noviandri, juga mendorong fungsi perkapalan menjadi Direktorat Maritim sehingga Pertamina bisa tumbuh jadi perusahaan yang besar dan kuat.

"Kita juga mendorong Pertamina melakukan desain ulang atau membatalkan terlebih dahulu proses JV RDMP, peleburan PGE ke PLN dan pembentukan anak perusahaan shipping yang tidak sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 2007 Pasal 126 ayat 1," paparnya.

Aspek lainnya, FSPPB juga mendukung penempatan Dirut Pertamina dari pihak internal perusahaan yang mempunyai kompetensi dan prestasi dalam pengelolaan migas.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, adalah Dicky Firmansyah, Ketua DPO FSPPB, Ugan Gandar, Ketua Dewan Penasihat FSPPB, Faisal Yusra, Dewan Penasihat FSPPB serta Arie Gumilar, Sekjen FSPPB. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login