IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Konversi BBM ke BBG Dilakukan Bertahap

Konversi BBM ke BBG Dilakukan Bertahap

Written By Indopetro portal on Wednesday, 15 March 2017 | 15:20

indoPetroNews- Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta berencana secara bertahap untuk mengkonversi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) truk sampah ke Bahan Bakar Gas (BBG). Selain lebih efisien, BBG juga lebih ramah lingkungan.

Sebagai langkah awal, pihak Dinas Lingkungan Hidup melakukan uji emisi ratusan truk sampahnya di TPST Bantargebang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kegiatan uji emisi dilakukan sebagai salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung Program Langit Biru.

"Program Langit Biru bertujuan untuk mengendalikan, mencegah pencemaran udara dan mewujudkan perilaku sadar lingkungan, khususnya dari sumber bergerak kendaraan bermotor," kata Adji, dalam satu acara diskusi, Rabu (15/3/2017) di Jakarta.

Adji menjelaskan, pelaksanaan uji emisi truk sampah sebagai pencanangkan kembali kegiatan uji emisi kendaraan bermotor di Provinsi DKI Jakarta. Ini sebagai salah satu program pengendalian pencemaran udara.

"Kita sampaikan pesan kepada publik, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, yang mengelola truk sampah di Jakarta pun, terus berupaya menerapkan kendaraan yang ramah lingkungan," kata Adji.

Adji melanjutkan secara bertahap Dinas Lingkungan Hidup juga akan mengajak SKPD lain di jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan uji emisi Kendaraan Dinas Operasional (KDO). "Termasuk mengajak perusahaan dan perkantoran swasta ikut menguji emisi kendaraan-kendaraannya," kata dia.

Pelaksanaan kegiatan uji emisi ratusan truk sampah kali ini dipusatkan di TPST Bantargebang dan dilaksanakan oleh UPT Laboratorium Lingkungan Hidup Daerah DLH Provinsi DKI Jakarta didukung oleh PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) dan PT. Astra International Tbk – Isuzu.

Uji emisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Perwakilan Pemkot Bekasi dan Perwakilan pabrikan truk sampah. Truk sampah yang dinyatakan lulus uji emisi akan ditempelkan stiker tanda lulus uji emisi dan dilengkapi kartu lulus uji emisi.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor bahwa kendaraan yang dinyatakan lulus Uji berbahan bakar Diesel untuk tahun pembuatan di atas 2010, untuk kendaraan yang memiliki Gross Vehicle Weight (GVW) ≤ 3.5 ton opasitas harus di bawah 40%. Sedangkan untuk kendaraan yang memiliki Gross Vehicle Weight (GVW) >3.5 ton opasitas harus dibawah 50% dengan Metode Uji yang dilakukan Akselerasi Bebas. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login