IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Perusahaan Ecek-ecek Jangan Ikut Tender Hulu Migas

Perusahaan Ecek-ecek Jangan Ikut Tender Hulu Migas

Written By Indopetronews on Thursday, 9 March 2017 | 12:58

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menjalin kerjasama dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM terkait Pemberian Akses Cepat Aplikasi Sistem Administrasi Badan Hukum. Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan pada Rabu (8/3/2017) di kantor Dirjen AHU, Jakarta.

Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi dalam sambutannya mengapresiasi positif penandatanganan kerjasama ini. "Saya senang sekali bisa tandatangani MoU untuk akses cepat data Badan Hukum," kata Amien. Sebenarnya ia telah memimpikan realisasi akses cepat aplikasi sistem administrasi badan hukum sejak tahun 2000 saat dirinya masih aktif menjadi investigator di lembaga swasta.

Saat itu, kata Amien, ia lebih mudah mencari data-data perusahaan dari Hongkong, Singapura dan Inggris dibandingkan mencari data perusahaan Indonesia.

Karena itu, lanjut Amien, akses data perusahaan ini sangat dibutuhkan bagi Indonesia dan industri hulu minyak dan gas bumi (migas).

Menurut Amien, SKK Migas saat ini berkontrak dengan 280 perusahaan migas. "Perusahaan migas punya vendor. Dari data kami, terdapat 3000 an lebih vendor. Sebanyak 2500 vendor sedang dalam proses verifikasi," paparnya.

Dengan ditandatanganinya kerjasama antara SKK Migas dengan Dirjen Dirjen AHU, lanjut Amien, maka proses verifikasinya akan jauh lebih mudah dan cepat. "Para vendor sekarang harus mendaftar ke Centralized Intergrited Vendor Database. Begitu vendor mendaftar di situ melalui salah satu perusahaan kontraktor maka dia (vendor) bisa dipakai oleh 280 perusahaan kontraktor migas," tandasnya. Jadi prosesnya bisa lebih cepat karena pra kualifikasi tender menjadi tidak ada.

Dengan keterbukaan akses data, pihaknya kata Amien, dapat lebih mudah mengetahui seluk-beluk vendor. "Inilah salah satu bentuk controllable melalui akses data dari Dirjen AHU. Tentu ini sangat menolong kita sehingga bisa mengetahui perusahaan yang ikut tender adalah perusahaan yang benar bukan perusahaan palsu dan ecek-ecek. Perusahaan ecek-ecek kalau bisa enggak usah ikut tender karena akan menyulitkan perusahaan kontraktor," tegas Amien.

Lebih jauh Amien mengutarakan, bila perusahaan yang tidak benar ikut tender maka penyakitnya akan muncul waktu diaudit BPK saat menghitung cost recovery.
Amien berharap dengan kerjasama dengan Dirjen AHU ini, pihaknya lebih mudah untuk melakukan verifikasi para vendor. "Kalau verifikasi lebih cepat maka proses bisnis hulu migas jadi lebih cepat dan costnya pun lebih rendah," tandasnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login