IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Skema Gross Split Perpendek Perdebatan

Skema Gross Split Perpendek Perdebatan

Written By Indopetro portal on Tuesday, 7 March 2017 | 11:17

indoPetroNews- Walaupun skema Gross Split yang menggantikan PSC Cost Recovery telah diterapkan, tetapi tidak banyak yang mengetahui latar belakang terbitnya regulasi tersebut. Apa saja yang melatarbelakanginya?

“Pertama, skema cost recovery terlalu banyak perdebatan mengenai cost, utamanya menyangkut cost teknologi yang akan digunakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), ” kata Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, kepada media, Senin (6/3/2017) di Jakarta. Padahal perkembangan teknologi oil and gas bisa setiap bulan terjadi.

“Kedua, harga minyak dunia tidak dapat dikontrol. Siapa yang bisa mengontrol harga minyak dunia? Tidak ada! Siapa yang bisa mengatakan harga minyak besok US$ 60 per barel? Enggak ada. Karena gamenya bukan price maka game ke dua adalah cost,” kata Arcandra.

Menurut Wamen Arcandra, siapa yang bisa mengefisienkan cost di bisnis minyak dan gas maka merekalah yang menjadi pemenang di industri ini. “Kalau gamenya cost maka artinya efisiensi. Selanjutnya, cost itu tergantung dari pilihan teknologi. Kalau salah memilih teknologi maka costnya akan besar. Kalau benar memilih teknologi maka costnya akan kecil,” papar Wamen.

Perdebatan mengenai cost teknologi, lanjut Wamen, akan panjang. “Karena itu kita cari yang debatnya tidak panjang. Dan itulah yang kita namakan sebagai Gross Split,” terangnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login