IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » SKK Migas Dorong Peningkatan Produksi

SKK Migas Dorong Peningkatan Produksi

Written By Indopetro portal on Monday, 27 March 2017 | 17:11

indoPetroNews- Agar migas dapat dijadikan sebagai penerimaan negara atau pendorong pertumbuhan ekonomi maka produksi minyak harus tinggi. Disamping itu harus efisien.

“Hasil dari penerimaan minyak dan gas bumi (migas) bisa untuk dipergunakan sebagai penerimaan negara. Bisa juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Bisa juga digunakan untuk mendorong pemerataan,” kata Amien Sunaryadi, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam satu diskusi, Jumat (24/3/2017) di Jakarta.

Menurut Amien, apa pun argumennnya, kalau produksinya (migas) tidak ada, maka tidak bisa dijadikan sebagai pendorong dan andalan penerimaan negara. “Kalau produksinya menurun ya ndak bisa juga,” katanya. Oleh karena itu, tugas SKK Miga adalah mendorong peningkatan produksi.

Bila produksinya tinggi untuk menjadi penerimaan negara juga tinggi. “Untuk mendrive pertumbuhan ekonomi juga bisa. Jadi produksi penting,” tegasnya.

Amien juga mengingatkan, produksi tidak boleh diproduksi at all cost. “Kita harus melihat aspek efisiensi. Kalau efisiensinya tidak masuk ya tidak bisa maksimal untuk penerimaan negara bahkan untuk mendrive pertumbuhan ekonomi juga tidak bisa,” paparnya. Jadi faktor produksi dan efisiensi sangat ditekankan.

Saat ditanyakan apakah kecenderungan Indonesia lebih efisien dibanding negara lain, Amien menyatakan untuk tahun ini belum membandingkan negara lain.

“Tapi dari detil modus perception . Cost yang ditanggung oleh para perusahaan migas, yang sebagian masuk cost recovery, itu cost transaction dengan para vendor. Vendor juga transaction dengan sub vendor. Traksaksi para perusahaan migas dengan vendor, saat saya masuk pertama dengan para perusahaan migas, mayoritas enggak utuh,” katanya. Jadi lebih banyak tambahan ini itunya dan lebih besar pengeluarannya di situ. Inilah modus yang terjadi dalam bisnis migas Indonesia. Oleh sebab itu, agar efisien,

SKK Migas, para perusahaan migas dan vendor untuk berbisnis dengan prinsip, yaitu no bribery, no kick back, no gift, dan no luxurious hospitality.(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login